Ilmuwan: Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Alami Efek Kesehatan Jangka Panjang

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 28 Juni 2020 | 14:39 WIB
Ilmuwan: Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Alami Efek Kesehatan Jangka Panjang
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan baru memahami efek kesehatan yang melekat pada pasien virus corona. Efek kesehatan tersebut akan memengaruhi sistem kesehatan pasien yang bisa bertahan sampai bertahun-tahun.

Dilansir dari Huffpost, selain masalah pernapasan, virus yang menyebabkan Covid-19 juga menyerang banyak sistem organ dan dalam beberapa kasus telah menyebabkan kerusakan parah.

"Kami pikir ini hanya virus pernapasan, ternyata itu bisa berefek sampai pankreas, hati, jantung, otak, ginjal dan organ-organ lainnya. Kami tidak mempertimbangkan itu pada awalnya," kata Dr Eric Topol, seorang ahli jantung dan direktur Scripps Research Translational Institute di La Jolla, California.

Selain gangguan pernapasan, pasien dengan Covid-19 dapat mengalami gangguan pembekuan darah yang dapat menyebabkan stroke dan peradangan ekstrem yang menyerang berbagai sistem organ.

Virus ini juga dapat menyebabkan komplikasi neurologis yang berkisar dari sakit kepala, pusing, kehilangan perasa atau bau, hingga kejang dan linglung.

Selain itu, pemulihan juga bisa lambat, tidak sepenuhnya pulih, dan dampak besar pada kualitas hidup.

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

"Manifestasi luas dan beragam Covid-19 agak unik," kata Dr. Sadiya Khan, ahli jantung di Northwestern Medicine di Chicago.

"Dengan influenza, orang dengan kondisi jantung yang mendasarinya juga berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi, tapi yang mengejutkan tentang virus ini adalah tingkat komplikasi yang terjadi di luar paru-paru," tambahnya.

Khan percaya akan ada pengeluaran perawatan kesehatan yang besar dan beban bagi individu yang meski sudah bebas dari Covid-19.

Khan melihat kesamaan dengan HIV, virus yang menyebabkan AIDS dengan virus corona penyabab Covid-19 dalam menyerang sistem kesehatan. 

"Dalam beberapa tahun terakhir, kami sangat fokus pada komplikasi kardiovaskular dari penyintas HIV," kata Khan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Pandemi Jadi Waktu yang Tepat Untuk Beli Investasi, Ini Alasannya

Masa Pandemi Jadi Waktu yang Tepat Untuk Beli Investasi, Ini Alasannya

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:53 WIB

Awalnya Ratusan, Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Kini Tinggal 10 Orang

Awalnya Ratusan, Pasien Positif Covid-19 di Bekasi Kini Tinggal 10 Orang

Jabar | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:18 WIB

Ditinggal Pelayat, Jenazah Lansia Covid-19 Dipindahkan Pakai Eskavator

Ditinggal Pelayat, Jenazah Lansia Covid-19 Dipindahkan Pakai Eskavator

News | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB