Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 34 Menit, Ini Penelitiannya!

Silfa Humairah Utami, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 29 Juni 2020 | 13:05 WIB
Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 34 Menit, Ini Penelitiannya!
Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Cuaca panas sempat dianggap tidak akan membunuh virus corona Covid-19. Karena itu, berjemur di bawah sinar matahari dianggap tidak akan membantu seseorang terhindari dari virus corona Covid-19.

Tapi, sebuah penelitian baru mengklaim bahwa menghabiskan waktu di luar rumah bisa mengurangi risiko terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilmuwan Jose-Luis Sagripanti dan David Lytle, seorang veteran Angkatan Darat AS dan mantan karyawan di Food and Drug Administration, mengatakan bahwa sinar matahari yang kuat bisa membunuh virus corona Covid-19 dalam 34 menit.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis seberapa baik sinar UV dari matahari bisa menghancurkan virus di berbagai kotak pada waktu berbeda dalam setahun.

Analisis menunjukkan bahwa sinar matahari tengah hari di sebagian besar Amerika Serikat dan kota-kota lain di dunia selama musim panas bisa membunuh 90 persen virus corona yang hidup di permukaan dalam 34 menit.

Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]
Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]

Sebalinya pada Desember hingga Maret, para peneliti menyarankan bahwa virus bisa hidup di permukaan hingga satu hari atau lebih.

"Data yang disajikan menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 harus dinonaktifkan relatif lebih cepat selama musim panas di banyak kota-kota padat di dunia. Hal itu menunjukkan bahwa sinar matahari memiliki peran dalam mengendalikan tingkat penyebaran dan durasi pandemi virus corona," kata peneliti dalam studi Photochemistry and Photobiology dikutip dari Mirror.

Namun, Organisasi kesehatan Dunia (WHO) telah memeringatkan bahwa sinar matahari tidak mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

"Berjemur di bawah sinar matahari yang bersuhu lebih tinggi dari 25 derajat Celcius tidak akan mencegah maupun membunuh virus corona Covid-19." jelas WHO.

baca juga

WHO menegaskan bahwa seseorang tetap bisa terinfeksi virus corona Covid-19, tak peduli seberapa cerah atau panasnya cuaca. Bahkan negara-negara dengan cuaca panas juga ikut terdampak wabah virus corona Covid-19.

Karena itu, WHO juga tidak menyarankan penggunaan lampu UV untuk memerangi virus corona Covid-19. Lampu UV juga tidak boleh digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi sinar UV bisa menyebabkan iritasi kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Masker saat Cuaca Panas Bikin Tidak Nyaman, Begini Saran Para Ahli

Pakai Masker saat Cuaca Panas Bikin Tidak Nyaman, Begini Saran Para Ahli

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 10:46 WIB

Korban Meninggal karena Virus Corona Covid-19 di India tembus 15 Ribu

Korban Meninggal karena Virus Corona Covid-19 di India tembus 15 Ribu

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:57 WIB

Kematian karena Covid-19 di Timur Tengah Meningkat, Arab Saudi Siaga

Kematian karena Covid-19 di Timur Tengah Meningkat, Arab Saudi Siaga

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 13:11 WIB

Terkini

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

×