Dilarang WHO, Hidroksiklorokuin Efektif Untuk Pasien Covid-19 di Indonesia

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 29 Juni 2020 | 14:55 WIB
Dilarang WHO, Hidroksiklorokuin Efektif Untuk Pasien Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi Hydroxychloroquine.[AFP/NARINDER NANU]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan larangan penggunaan obat hidroksiklorokuin dalam pengobatan pasien Covid-19. Menurut WHO, obat tersebut berbahaya terutama bagi pasien dengan penyakit bawaan.

Meski begitu, tenaga medis di Indonesia masih menggunakan hidroksiklorokuin dalam mengobati pasien Covid-19. Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), yang juga tim pakar Gugus Tugas Covid-19, Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K), mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi tenaga medis, obat tersebut justru masih efektif di Indonesia.

"Perhimpunan sudah lakukan kajian juga menyampaikan surat ke Kemenkes. Hasil evaluasi awal menunjukan bahwa hidroksiklorokuin masih cukup aman pada populasi Indonesia. Karena terlihat efek sampingnya aman dan tidak menambah risiko kematian," kata Agus dalam konferensi pers virtual BNPB Indonesia, Senin (29/6/2020).

Meski begitu, secara bersamaan penelitian masih terus dilakukan. Sehingga, Agus menegaskan bahwa saat ini masih berupa data awal.

"Tapi kalau riset selesai, kalau hasil akhir tidak efektif, tentu kami akan menghentikan penggunaannya," katanya.

Agus menyampaikan, penggunaan obat hidroksiklorokuin telah diatur pada buku tatalaksana penanganan Covid-19 yang disusun oleh lima perhimpunan medis. Ia menjelaskan bahwa hidroksiklorokuin boleh diberikan kepada pasien dengan dosis yang sudah ditentukan, yaitu sesuai dengan berat badan dan tidak disarankan untuk pasien dengan penyakit jantung.

Sementara itu, Direktur Registrasi Obat BPOM Dr. dra. L Rizka Andalucia, mengatakan pihaknya telah memberikan izin penggunaan terhadap hidroksiklorokuin, klorokuin, juga deksametason dalam kondisi darurat seperti pandemi Covid-19.

Meski begitu, Rizka menyampaikan, obat-obatan itu tetap dalam ranah obat uji. Sehingga harus tetap dilakukan uji klinis dan pemantauan keamanannya. Selain itu, hanya digunakan saat pandemi.

"Memang saat ini WHO telah menghentikan hidroksiklorokuin berdasarkan studi yang dilakukan Inggris. Hasilnya menunjukan memang tidak bermakna. Tapi kondisinya berbeda. Kondisi pasien berbeda, dosis juga berbeda. Untuk sementara waktu, kami masih lakukan authority use. Tapi penelitian tetap jalan," jelasnya.

Menurutnya, peninjauan ulang setiap saat akan dilakukan jika ada data terbaru terkait khasiat dan keamanan dari hasil penelitian. Ia mengingatkan bahwa hidroksiklorokuin termasuk dalam obat keras. Termasuk juga obat klorokuin dan deksametason.

Ia menjelaskan, ketiga obat tersebut sudah lama memiliki izin edar, tetapi untuk indikasi penyakit non-Covid.

"Ketiga obat itu, obat keras. Cara bedakannya ada logonya K dengan lingkaran merah. Obat tersebut hanya boleh dibeli dengan resep dokter, hanya digunakan atas petunjuk dokter. Itulah kami mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan secara bebas," tuturnya.

Ia juga mengingatkan, agar masyarakat membeli obat tersebut di toko farmasi legal seperti apotek atau rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Deksametason dan Hidroksiklorokuin Dibeli Tanpa Resep Dokter?

Bisakah Deksametason dan Hidroksiklorokuin Dibeli Tanpa Resep Dokter?

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 14:00 WIB

Masyarakat Diimbau Jangan Beli 'Obat Covid-19' di Toko Online

Masyarakat Diimbau Jangan Beli 'Obat Covid-19' di Toko Online

News | Senin, 29 Juni 2020 | 13:27 WIB

Pria Asal India Ini Klaim Temukan Obat Covid-19, Sembuh dalam 7 Hari

Pria Asal India Ini Klaim Temukan Obat Covid-19, Sembuh dalam 7 Hari

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 22:08 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB