Kurangi! 4 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Memperburuk Suasana Hati

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 11:13 WIB
Kurangi! 4 Makanan Enak Ini Ternyata Bisa Memperburuk Suasana Hati
Ilustrasi makan kentang goreng. (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Makanan enak memang sering kali bisa merangsang suasana hati. Sayangnya makanan-makanan yang biasanya manis itu akan menyebabkan lonjakan gula dan meningkatkan suasana hati. Efeknya kemudian bisa memicu lesu, kecemasan dan lekas marah saat lonjakan gula menurun.

"Konsumsi makanan berlebih dan tinggi gula secara berlebihan dapat memengaruhi suasana hati secara negatif, tetapi makan hanya satu kue dapat memberikan kesenangan dan kenyamanan bagi beberapa orang," kata Claudia Smith, terapis nutrisi di Inggris pada Huffpost

Dilansir dari Huffpost, berikut adalah beberapa makanan yang bisa membuat mood atau suasana hati Anda buruk. 

1. Soda
Soda mengandung gula yang bisa diserap tubuh dengan cepat, sehingga menyebabkan lonjakan gula diikuti oleh kelesuan yang parah. Tetapi mengganti soda Anda dengan soda rendah gula juga bukan solusi. Sebab pemanis seperti aspartam yang terdapat dalam soda sering dikaitkan dengan risiko kecemasan dan depresi. 

Satu studi tahun 2014 menunjukkan hubungan antara minuman manis dan depresi di antara orang dewasa yang lebih tua. Air dan teh adalah alternatif minuman yang lebih baik dari minuman lainnya.

Ilustrasi minuman soda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman soda. (Shutterstock)

2. Kafein

Tai Ibitoye, seorang ahli diet merekomendasikan untuk minum lebih sedikit kopi dan teh yang berkafein dengan kopi tanpa kafein.

Menurut Medical Daily, minuman berkafein seperti kopi menyebabkan otak melepaskan dopamin dan serotonin. Minuman ini baik-baik saja dalam dosis kecil, tetapi terlalu banyak dapat menyebabkan iritabilitas, agitasi, dan kecemasan.


3. Makanan Panggang
Makanan panggang seperti biskuit dan kue bisa memperburuk suasana hati karena gula di dalamnya bisa dengan cepat terurai menjadi glukosa dan dapat memicu lonjakan dan kehancuran gula darah. 

Berita baiknya adalah bahwa mengurangi asupan makanan yang dipanggang dapat menghasilkan peningkatan mood yang cepat.

"Cobalah mengurangi konsumsi gula seperti kue, biskuit, minuman manis atau pemanis selama beberapa hari dan perhatikan bagaimana perasaan Anda," kata Smith. 

"Efek menguntungkan seringkali dapat dirasakan dengan sangat cepat, bahkan dalam beberapa hari," tambahnya

4. Kentang Goreng

Kentang goreng penuh lemak jenuh, karbohidrat olahan dan garam berlebih. Ini adalah resep yang membuat lonjakan dan tabrakan energi. Hal tersebut bisa berakibat buruk  pada suasana hati dan kelelahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suasana Hati Buruk? Perbanyak Minum Air Putih!

Suasana Hati Buruk? Perbanyak Minum Air Putih!

Health | Sabtu, 27 Juni 2020 | 11:10 WIB

Studi Baru Temukan Efek Ketamine untuk Obati Orang Depresi

Studi Baru Temukan Efek Ketamine untuk Obati Orang Depresi

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 20:28 WIB

Mood Anjlok, Begini Lima Kiat Sederhana untuk Meringankan Beban Mental

Mood Anjlok, Begini Lima Kiat Sederhana untuk Meringankan Beban Mental

Health | Sabtu, 16 Mei 2020 | 09:45 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB