Kritik Perburuk Kesehatan Pasangan dan Tingkatkan Risiko Kematian Dini!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:03 WIB
Kritik Perburuk Kesehatan Pasangan dan Tingkatkan Risiko Kematian Dini!
Ilustrasi pasangan bertengkar. (Shutterstock)

Suara.com - Pasangan sebagian besar akan menghindari pertengkaran demi kebahagiaan mereka sendiri. Tentu saja, ini dilakukan agar hubungan mereka tidak berubah menjadi hubungan negatif.

Sebuah penelitian terbaru menemukan hubungan negatif tidak hanya menjadi 'duri', tetapi juga memperburuk kesehatan dan bahkan memengaruhi umur masing-masing pasangan.

Penelitian ini dilakukan oleh Lafayette College pada 2005 dan 2010 terhadap 3.000 orang setengah baya dan lanjut usia, sebanyak 2.000 di antaranya berada dalam hubungan berkomitmen.

Dilansir Insider, penulis penelitian mengukur kualitas hubungan peserta dengan melihat jumlah kritik yang diterima dari pasangan mereka, yang berisikan tuntutan, dan bagaimana perasaan kesal pasangan memengaruhi mereka.

Hasil penelitian didapat dari penilaian indeks massa tubuh (BMI) setiap orang, kondisi kesehatan yang mereka laporkan (pada skala 1 sampai 5), dan jumlah obat yang mereka konsumsi. Para peneliti juga mencatat peserta mana yang telah meninggal ketika mereka mencapai wawancara lanjutan.

Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]
Ilustrasi pasangan bertengkar. (shutterstock)

Secara keseluruhan, kritik terus-menerus dari pasangan memiliki dampak paling signifikan terhadap kualitas kesehatan dan kematian seseorang, dibandingkan dengan tuntutan dan perasaan kesal.

Dari hasil penelitian disimpulkan, di usia menengah dan tua, kualitas hubungan memiliki dampak yang lebih besar dari risiko kematian seseorang.

Penulis penelitian mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengidentifikasi secara tepat mengapa kritik terus-menerus dikaitkan dengan kesehatan dan kematian yang lebih buruk, tetapi mereka memiliki beberapa teori.

Hal-hal negatif dapat memicu kecemasan dan depresi, dan dapat mempersulit orang yang sebelumnya berjuang mengatasi dua masalah itu untuk pulih.

Sebuah studi yang terbit di British Medical Journal (BMJ) pada 2012 menemukan kasus kecemasan ringan dapat berkaitan dengan kematian dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pasangan Pegangan Tangan Bisa Ungkap Rahasia Hubungan, Kamu Gimana?

Cara Pasangan Pegangan Tangan Bisa Ungkap Rahasia Hubungan, Kamu Gimana?

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2020 | 19:10 WIB

Studi: Punya Pasangan Optimis Cegah Demensia dan Alzheimer di Hari Tua

Studi: Punya Pasangan Optimis Cegah Demensia dan Alzheimer di Hari Tua

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 14:05 WIB

Bobok Bareng Pasangan Bikin Kualitas Tidur Lebih Baik, Ini Penjelasannya

Bobok Bareng Pasangan Bikin Kualitas Tidur Lebih Baik, Ini Penjelasannya

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB