Universitas Oxford Sebut Vaksin Covid-19 Berpeluang Selesai Desember

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 02 Juli 2020 | 09:58 WIB
Universitas Oxford Sebut Vaksin Covid-19 Berpeluang Selesai Desember
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Para anggota parlemen Inggris mengatakan Universitas Oxford saat ini 'memimpin dunia' dalam mengembangkan vaksin Covid-19 dan kemungkinan akan selesai saat memasuki musim dingin (Desember).

Kate Bingham, ketua gugus untuk masalah vaksin di Inggris, mengatakan dia berharap vaksin tersedia pada awal tahun depan, baik dari satu atau lebih kandidat yang ada. Meski vaksin pertama kemungkinan hanya bisa meringankan gejala sehingga penderita Covid-19 tidak mengalami sakit parah.

"Saya harap kita dapat meningkatkan (vaksin) pada jadwal tersebut dan menolong kalian," kata Prof Sarah Gilbert dari Universitas Oxford, namun ia tidak mengatakan seberapa cepat vaksin kemungkinan akan siap.

Jarak fisik telah mengurangi jumlah orang yang terinfeksi di Inggris, mempersulit percobaan vaksin sehingga mereka harus mengujinya di Brasil dan Afrika Selatan, di mana jumlah kasusnya tinggi.

AstraZeneca, perusahaan yang bekerja sama dengan Oxford, akan memulai uji coba vaksin terhadap 30.000 orang di AS.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

"Studi Oxford kemungkinan akan memvaksinasi semua subyek kemanjuran sebelum salah satu dari vaksin lain benar-benar memulai uji coba klinis. Jadi itu hanya memberi Anda skala seberapa jauh mereka dibandingkan dengan perusahaan lain,” katanya, dilansir The Guardian.

Di sisi lain, Sir John Bell, profesor kedokteran di Universitas Oxford, mengkritik kurangnya perencanaan pandemi di Inggris dan termasuk tidak adanya kapasitas produksi untuk vaksin.

“Orang-orang terkadang berbicara tentang flu tetapi sangat sedikit yang mereka dilakukan. Saya pikir kami tidak benar-benar siap untuk pandemi di Inggris. Dan saya pikir itu adalah sesuatu yang perlu kita perhatikan dengan saksama," katanya.

Menurutnya, Inggris telah menunjukkan kemampuannya untuk menjadi yang terdepan dalam penelitian ilmiah dan uji klinis vaksin.

baca juga

"Itu semua asalnya bukan dari strategi perencanaan pandemi, yang diadakan oleh PHE (Kesehatan Masyarakat Inggris). Itu berasal dari sains akademis yang kuat dan telah diizinkan untuk berkembang di lingkungan ini dan, tanpa mereka, kita akan berada dalam masalah besar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik, India Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Ke Manusia

Kabar Baik, India Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Ke Manusia

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:03 WIB

Anthony Fauci: Tak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Tersedia di Awal Tahun 2021

Anthony Fauci: Tak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Tersedia di Awal Tahun 2021

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:26 WIB

Covaxin, Kandidat Vaksin Covid-19 dari India yang Memasuki Tahap Uji Klinis

Covaxin, Kandidat Vaksin Covid-19 dari India yang Memasuki Tahap Uji Klinis

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×