Hamil 60 Tahun, Wanita Ini Lahirkan Bayi yang Sudah Membatu

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 08 Juli 2020 | 11:10 WIB
Hamil 60 Tahun, Wanita Ini Lahirkan Bayi yang Sudah Membatu
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal China, Huang Yijun hamil selama 60 tahun dan mengandung bayi yang sudah jadi mumi. Menyadur NBC News pada Rabu (08/07/2020), peristiwa ini terjadi tahun 2009 ketika sang ibu berhasil melahirkan bayinya yang sudah membatu.

Kehamilan ini disebut dengan lithopedon atau bayi batu. Ini adalah fenomena langka yang terjadi ketika kehamilan gagal dan janin mengalami kalsifikasi saat masih berada di tubuh ibu.

Dr. Natalie Burger, ahli endokrinologi dan spesialis kesuburan di Texas Fertility Center mengatakan lithopedions dimulai dari kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik adalah suatu kondisi di mana sel telur yang dibuahi tersangkut dalam perjalanan menuju rahim, implan dan berkembang di luar rahim.

Ilustrasi pemeriksaan lambung, kehamilan, USG. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kehamilan, USG. (Shutterstock)

"Biasanya kehamilan ektopik akan berarti kehamilan tuba (fallopi), tetapi dalam sebagian kecil kasus, kehamilan sebenarnya dapat terjadi di rongga perut, tempat-tempat seperti usus, ovarium, atau bahkan di aorta," katanya.

"Ini adalah lokasi yang sangat langka dan kehamilan ini bisa sangat berbahaya."

Biasanya, janin tak bisa berkembang dan akan mati sendiri karena kekurangan suplai darah. Namun dalam beberapa kasus, ada janin yang berkembang hingga stadium lanjut sebelum mati.

Jika tak segera dikeluarkan, sisa tubuh janin perlahan akan mengapur dan lama-lama berubah jadi batu.

Kasus bayi batu sangat jarang terjadi, menurut makalah tahun 1996 dalam Jurnal Royal Society of Medicine, hanya ada 290 kasus lithopedion yang pernah didokumentasikan oleh literatur medis.

Ilustrasi hamil. (Shutterstock)

Wanita Prancis berusia 68 tahun, Madame Colombe Chatri adalah yang paling pertama tercatat ketika ia diautopsi setelah kematiannya tahun 1582. Ia hamil bayi batu yang berkembang di rongga perut dan sudah mengandung mumi anaknya selama 28 tahun.

Menyadur Today I Found Out, Huang Yijun sangat menyadari bayi dalam perutnya sudah membatu, namun kondisi ekonomi membuatnya tak mampu untuk mengupayakan hal terbaik.

Dokter menyarankan Huang untuk mengangkat bayinya tapi biaya operasi pada saat itu sangat mahal dan ia memilih untuk membiarkan bayinya mendekam dalam perut hingga 60 tahun.

Pada tahun 2009, Huang yang kala itu berusia 92 tahun berhasil mengeluarkan bayinya dan langsung menjadi sorotan banyak orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arkeolog Temukan Mumi Mesir yang Dikubur Bersama Jimat dan Bola

Arkeolog Temukan Mumi Mesir yang Dikubur Bersama Jimat dan Bola

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2020 | 07:07 WIB

Konservator Kaget Temukan Lukisan di Dalam Peti Mumi Berusia 3.000 Tahun

Konservator Kaget Temukan Lukisan di Dalam Peti Mumi Berusia 3.000 Tahun

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 09:21 WIB

Rahasia Mumi Bangsawan Perempuan Mesir Kuno Terungkap: Ditikam di Punggung

Rahasia Mumi Bangsawan Perempuan Mesir Kuno Terungkap: Ditikam di Punggung

Tekno | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:42 WIB

Terkini

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

Update Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi: 17 Orang Luka-luka, Satu Kritis dengan Luka Bakar Serius

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

BMKG Catat 93 Aktivitas Gempa Susulan di Sulut-Malut, Skala M 2,8 hingga 5,8

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:02 WIB