Studi: Hubungan Seks Rutin Turunkan Risiko Kematian dari Berbagai Penyakit

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Studi: Hubungan Seks Rutin Turunkan Risiko Kematian dari Berbagai Penyakit
Ilustrasi pasangan berhubungan seks atau bercinta. (Shutterstock)

Sebuah studi menunjukkan, malakukan hubungan seks setidaknya seminggu sekali bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular, kanker dan lain sebagainya.

Suara.com - Para peneliti menemukan hubungan seks teratur terkait dengan menurunkan risiko kematian akibat kanker, jantung dan penyakit lainnya.

Dilansir dari The Sun, para peneliti Washington University menyebutkan bahwa berhubungan seksual setara dengan latihan atau olahraga intensitas sedang. Olahraga intensitas sedang memiliki beberapa manfaat seperti penurunan risiko kematian akibat berbagai penyakit.

Para ilmuwan menanyai 15.269 orang dewasa dengan usia rata-rata 39 tahun dalam kehidupan seks mereka. Peneliti kemudian melacak peserta penelitian hingga 11 tahun.

Sekitar 72 persen terlibat dalam aktivitas seksual setidaknya sebulan sekali dan 36 persen partisipan melakukan hubungan setidaknya sekali dalam seminggu.

Selama penelitian, 228 orang dilaporkan meninggal termasuk 29 dengan penyakit kardiovaskular dan 62 dengan kanker.

Penelitian ini menemukan, bahwa semakin sering seseorang melakukan hubungan seks maka semakin kecil pula risiko mereka meninggal akibat beberapa penyakit yang disebutkan di atas. 

Peserta yang melakukan hubungan seks setiap minggu memiliki 49 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kematian daripada mereka yang melakukan hubungan seksual sebulan sekali. 

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Peluang mereka meninggal akibat penyakit kardiovaskular adalah 21 persen lebih rendah, dari kanker 69 persen lebih rendah, dan dari penyebab lain 48 persen lebih rendah.

"Seks melepaskan zat kimia yang terasa enak di mana meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami," catat para peneliti. 

Sel-sel ini menurunkan risiko kanker dan penyakit yang disebabkan oleh virus. Sel baik ini juga mencegah infeksi paru-paru dan memperbaiki kondisi lain, seperti asma.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS