Studi: Konsumsi Ikan Bisa Turunkan Risiko Penuaan Otak akibat Polusi Udara

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 16 Juli 2020 | 10:35 WIB
Studi: Konsumsi Ikan Bisa Turunkan Risiko Penuaan Otak akibat Polusi Udara
Ilustrasi ikan (Pixabay Tx Lopez)

Suara.com - Makan ikan ternyata memiliki manfaat untuk otak, khusunya dalam membantu menangkal efek polusi udara pada penuaan otak. Studi ini diterbitakan dalam jurnal Neurology, jurnal medis dari Akademi Neurologi Amerika.

Dilansir dari CNN, makan lebih dari satu hingga dua porsi ikan atau kerang selama seminggu memungkinkan perempuan yang lebih tua untuk menangkal efek polusi udara pada otak. Hal tersebut dikarenakan kandungan asam lemak omega 3. 

"Asam lemak omega 3 telah terbukti memerangi peradangan dan mempertahankan struktur otak dalam penuaan otak. Mereka juga terbukti mengurangi kerusakan otak yang disebabkan oleh neurotoksin seperti timbal dan merkuri," kata penulis studi Dr. Ka Kahe, seorang profesor epidemiologi dan kebidanan dan ginekologi di Universitas Columbia, New York.

"Jadi kami mengeksplorasi jika asam lemak omega 3 memiliki efek perlindungan terhadap neurotoxin lain, partikel halus yang ditemukan dalam polusi udara," tambahnya.

Studi ini mengamati wanita kulit putih di atas 70 tahun yang tinggal di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi. Mereka yang memiliki kadar asam lemak omega-3 terendah dalam darahnya memiliki jumlah penyusutan otak tertinggi.

Ilustrasi kerang. (Pixabay/jsbaw1)
Ilustrasi kerang. (Pixabay/jsbaw1)

Untuk melakukan penelitian, para peneliti menghitung berapa banyak ikan yang dikonsumsi rata-rata setiap minggu, mengukur jumlah asam lemak omega-3 dalam darah mereka, dan menentukan paparan rata-rata tiga tahun terhadap polusi udara berdasarkan alamat rumah mereka.

Kemudian peneliti melakukan  scan otak pada peserta untuk mengukur area hippocampus yang merupakan bagian dari otak terkait dengan memori.

Para peneliti menemukan omega 3 dari konsumsi ikan dapat menjaga volume materi putih dan ukuran hippocampus seiring bertambahnya usia perempuan dan kemungkinan melindungi terhadap efek toksik potensial dari polusi udara.

Menurut para peneliti, volume otak dan hilangnya materi putih terjadi secara alami pada penuaan, tetapi racun lingkungan seperti polusi dapat menambah masalah untuk otak. Kandungan neurotoksin dalam polusi udara terbukti berakibat buruk pada kesehatan otak. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Gangguan Otak pada Pasien Covid-19, Beda GERD dan Maag

Terpopuler: Gangguan Otak pada Pasien Covid-19, Beda GERD dan Maag

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 10:48 WIB

Meski Gejala Ringan, Banyak Pasien Covid-19 Alami Gangguan Otak

Meski Gejala Ringan, Banyak Pasien Covid-19 Alami Gangguan Otak

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 15:50 WIB

Elon Musk Ciptakan Chip Misterius, Klaim Sembuhkan Depresi dan Kecanduan

Elon Musk Ciptakan Chip Misterius, Klaim Sembuhkan Depresi dan Kecanduan

Tekno | Senin, 13 Juli 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×