Beda Persalinan Cryptic Pregnancy dengan Kehamilan Normal, Apa Saja?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 14:53 WIB
Beda Persalinan Cryptic Pregnancy dengan Kehamilan Normal, Apa Saja?
Ilustrasi melahirkan, persalinan, kehamilan kriptik (Pixabay/9092)

Suara.com - Kehamilan langka, yang dialami Heni, perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat tengah menjadi perhatian. Heni hamil dalam waktu 1 jam dan langsung melahirkan anak laki-laki pada hari Sabtu (19/7/2020) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kehamilan kilat yang dialami Heni itu pun biasa disebut cryptic pregnancy atau kehamilan kriptik. Kehamilan kriptik terjadi ketika seorang wanita tidak menyadari dirinya hamil.

Dalam kasus ini, Heni juga tidak menyadari dirinya hamil karena selalu menstruasi setiap bulan. Bahkan ia juga melahirkan bayinya dalam kondisi masih menstruasi.

Ada banyak alasan yang menyebabkan kehamilan kriptik bisa terjadi, termasuk kurangnya gejala kehamilan, menstruasi tidak teratur sebelum kehamilan dan tes kehamilan tidak akurat.

Tapi dilansir dari Healthline lama kehamilan kriptik sangat bervariasi. Jadi, tidak pasti kehamilan kriptik ini berlangsung 1 jam seperti yang dialami Heni. Karena, sulit untuk mengetahui hal tersebut.

Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Bukti anekdotal menunjukkan bahwa kehamilan kriptik bisa bertahan lebih lama dari kehamilan normal. Kondisi ini mungkin berkaitan dengan kadar hormon yang sangat rendah.

Di sisi lain, ada juga kasus seseorang tidak menyadari kehamilannya akibat kurangnya perawatan prenatal, pola makan buruk dan gaya hidup. Sehingga semua hal itu bisa memicu kelahiran prematur.

Persalinan kehamilan kriptik

Sementara itu, persalinan kehamilan kriptik secara fisik mirip dengan kehamilan lainnya. Anda biasanya mengalami kontraksi yang terasa seperti kram parah dan leher rahim meregang untuk melahirkan bayi.

Bedanya dengan persalinan biasanya, persalinan kehamilan kriptik adalah sesuatu yang mungkin tidak diharapkan. Hal ini bisa menyebabkan tekanan psikologi hebat.

Anda juga mungkin tidak memiliki akses atau riwayat perawatan prenatal. Hal itu akan menyebabkan kesulitan ketika terjadi kontraksi atau kram hebat hingga pendarahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendadak Hamil dan Melahirkan, Begini Risiko Komplikasi Cryptic Pregnancy!

Mendadak Hamil dan Melahirkan, Begini Risiko Komplikasi Cryptic Pregnancy!

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 14:13 WIB

Heboh Wanita Hamil Kilat hanya 1 Jam, Kenali Penyebab Cryptic Pregnancy!

Heboh Wanita Hamil Kilat hanya 1 Jam, Kenali Penyebab Cryptic Pregnancy!

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 13:18 WIB

Ditolak Rumah Sakit, Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan

Ditolak Rumah Sakit, Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan

News | Senin, 20 Juli 2020 | 09:57 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB