Makan Berserat hingga Olahraga, 5 Cara Jaga Kadar Gula Darah secara Alami

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:13 WIB
Makan Berserat hingga Olahraga, 5 Cara Jaga Kadar Gula Darah secara Alami
Ilustrasi kadar gula darah. (Shutterstock)

Suara.com - Gula darah tinggi terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat mengubah gula dalam darah menjadi energi untuk sel. Ini adalah masalah umum bagi mereka yang menderita diabetes atau mereka yang berisiko. 

Jika Anda tidak menurunkan gula darah, ini bisa meningkatkan risiko seperti komplikasi kesehatan yang serius seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, dan kehilangan penglihatan.

Dilansir dari Insider, berikut adalah lima cara yang dapat menurunkan gula darah secara alami, antara lain:

1. Menurunkan berat badan dan olahraga

Program Pencegahan Diabetes Nasional yang dirancang oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), bertujuan untuk membantu orang menurunkan gula darah untuk menghindari diabetes tipe 2.

Peserta dalam Program Pencegahan didorong untuk kehilangan 7 persen berat badan dan berolahraga selama 150 menit seminggu. Orang yang mengikuti program mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 58 persen. 

2. Minumlah lebih banyak air

Tetap terhidrasi dan minum banyak air dapat membantu mengatur kadar gula darah.

"Minum air putih yang cukup mengehidrasi darah dan membantu ginjal kita membuang kelebihan gula dalam tubuh kita," kata Lina Velikova, MD, seorang penulis medis yang mempelajari penyakit autoimun. 

baca juga

Satu studi 2011 yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum lebih dari 1 liter air setiap hari 28 persen lebih kecil kemungkinannya memiliki gula darah tinggi.

3. Batasi karbohidrat

Karbohidrat memiliki dampak besar pada kadar gula darah.  "Tubuh memecah mereka menjadi gula yang kemudian insulin pindah ke sel," kata Velikova. 

"Diet yang tidak seimbang dan peningkatan asupan karbohidrat mungkin mengganggu fungsi insulin, menyebabkan gula darah meningkat," tambahnya. 

Menghitung karbohidrat dapat membantu menjaga gula darah tetap terkendali di mana bertujuan mendapatkan tidak lebih dari 45 persen  kalori harian Anda dari karbohidrat. 


4. Tingkatkan serat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Nikmat Kontrol Gula Darah, Konsumsi Cokelat Hitam!

Cara Nikmat Kontrol Gula Darah, Konsumsi Cokelat Hitam!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 12:31 WIB

Tak Boleh Asal, Ini Pemanasan Sebelum Bersepeda Jarak Jauh

Tak Boleh Asal, Ini Pemanasan Sebelum Bersepeda Jarak Jauh

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 19:50 WIB

Covid-19 Bisa Turunkan Usia Harapan Hidup, Apa Itu Ketoasidosis Diabetik?

Covid-19 Bisa Turunkan Usia Harapan Hidup, Apa Itu Ketoasidosis Diabetik?

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×