Ahli: Pendamping Pasien Penyakit Kronis Juga Bisa Alami Masalah Mental

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 21 Juli 2020 | 14:30 WIB
Ahli: Pendamping Pasien Penyakit Kronis Juga Bisa Alami Masalah Mental
Ilustrasi pasien kesal dengan perawat [Shutterstock]

Suara.com - Masalah kesehatan mental bisa berisiko pada orang-orang yang mendampingi pasien dengan penyakit kronis. Hal ini dinyatakan oleh dr. Heriani, SpKJ staf medik RSCM divisi psikoterapi. 

"Dampak penyakit bukan ke orang sakit aja, tapi orang sekitarnya terama caregiver (orang yang merawat)," kata dokter Heriani dalam webinar "Supporting People with Chronic Ilnesses in the Time of Covid-19"pada Selasa (21/7/2020).

"Misal yang sakit ayah, caregiver anak yang udah menikah ini pasti dampaknya ke suami dan anak juga. Apalagi di era Covid-19 enggak bisa ganti-gantian jaga," imbuhnya. 

Menurut dokter Heriani, dampak penyakit kronis yang sebenarnya harus diperhatikan bukan pada pasien saja, namun pada seluruh keluarga dari pasien tersebut. Hal ini karena lonjakan emosi pada pasien bisa menular pada orang-orang di sekitarnya. 

"Ini mereka (pasien) bisa marah-marah dan sampai bikin marah caregiver..., banyak yang mengabaikan, bahwa mereka (caregiver) ini juga punya pesonal needs," ujar Heriani.

Oleh karena itu, menurut dokter Heriani menyatakan, bahwa baik pasien dan pendampingnya perlu menghindari pikiran irasional yang malah akan membuat semakin stres. 

Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Nik Shuliahin)

Beberapa contoh pikiran irasional adalah mengemukaan kata-kata berbentuk absolut, seperti kata "seharusnya, pasti enggak akan, selalu, sehingga enggak pernah." 

Selain itu pikiran memberi label juga akan merusak kesehatan mental. "ini misalnya berkata saya bukan istri yang baik, sehingga..." kata dokter Heriani. 

Beberapa contoh lain adalah melebih-lebihkan dampak dan terlalu menggeneralisasikan masalah. 

baca juga

Untuk mengubah pikiran-pikiran negataif tersebut, dokter Heriani merekomendaskan beberapa cara. Salah satunya dengan fokus terhadap sesuatu yang dapat diubah dan menerima apa yang tidak bida diubah. Selain itu, seseorang juga perlu untuk lebih fleksibel dalam menghadapi masalah. 

"Berlatih terus dalam merespon keadaan dengan lebih rasional dan sadar," kata dokter Heriani. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Kemenkes Soroti Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Anak Selama Pandemi

Health | Senin, 20 Juli 2020 | 21:31 WIB

Berhentilah Membenci Diri Sendiri, Coba Terapkan 5 Tips Berikut

Berhentilah Membenci Diri Sendiri, Coba Terapkan 5 Tips Berikut

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2020 | 10:14 WIB

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Baik untuk Kesehatan Mental, Jalan-Jalan di Dekat Sumber Air yuk!

Health | Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×