Turunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Buah Ini Setiap Hari!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2020 | 18:44 WIB
Turunkan Risiko Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Buah Ini Setiap Hari!
Makan buah mangga. (Pixabay/Fathima Shanas)

Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa memicu penyakit jantung, serangan jantung dan stroke. Karena, kondisi ini memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital.

Tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan beberapa komplikasi mematikan, termasuk stroke dan serangan jantung. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gaya hidup buruk, seperti konsumsi makanan tidak sehat dan tidak cukup olahraga.

Tapi, Anda bisa menurunkan risiko mengalami tekanan darah tinggi jika mengonsumsi lebih banyak mangga. Karena dilansir dari Express, mangga mengandung sejumlah nutrisi seperti kalium, vitamin C, vitamin E yang bisa menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Menurut ahli gizi, Dr Sarah Brewer, mangga bisa mencegah efek noradrenalin, yaitu hormon stres yang bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan memicu tekanan darah tinggi.

Kemudian, pembuluh darah yang konstriksi (pembengkakan) bisa menyebabkan ruang kecil bagi darah untuk mengalir ke seluruh tubuh yang meningkatkan tekanan darah.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Karena itu, Anda bisa mengonsumsi mangga dengan bentuk penyajian apapun untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi, baik dikonsumsi secara utuh, diolah sebagai minuman jus dan lainnya.

"Diet salah satu solusi alami paling efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi," jelas situs web My Lower Blood Pressure.

Mangga merupakan sumber antioksidan karotenoid yang sangat baik. Beberapa varietas juga menyediakan pigmen karotenoid sebanyak 3g per 100g daging. Mereka juga merupakan sumber potasium, vitamin C dan vitamin E.

"Anda bisa mengonsumsi mangga segar sendiri dalam salad buah atau salsa. Anda juga bisa makan mangga kering sebagai cemilan sehat dan lezat. Anda juga bisa mengonsumsi jus mangga," jelasnya.

Selain makan mangga, Anda juga perlu mengurangi asupan garam harian untuk menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Karena, natrium dalam garam mengurangi kemampuan ginjal untuk membuang kelebihan air dalam tubuh.

Pada akhirnya, cairan ekstra garam dalam darah itu memberikan tekanan ekstra pada dinding pembuluh darah yang meningkatkan tekanan darah Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Olahraga Ini selama 40 Menit!

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Coba Olahraga Ini selama 40 Menit!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 15:07 WIB

Sering Diabaikan, Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi pada Hidung!

Sering Diabaikan, Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi pada Hidung!

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 19:00 WIB

Catat! Ini Daftar Makanan yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Catat! Ini Daftar Makanan yang Bisa Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB