Orang Narsis Disebut Cenderung Abaikan Protokol Kesehatan dan Suka Nimbun!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:05 WIB
Orang Narsis Disebut Cenderung Abaikan Protokol Kesehatan dan Suka Nimbun!
Pakai Masker di Bawah Dagu (Shutterstock)

Suara.com - Seseorang yang memiliki sikap narsistik cenderung mengabaikan protokol kesehatan dan suka menimbun kebutuhan selama pandemi Covid-19. Orang narsis cenderung akan menolak untuk rutin cuci tangan dan tetap berada di rumah selama pandemi. 

Melansir dari Mayo Clinic, narsistik adalah kondisi mental di mana orang hanya peduli dengan kepentingannya sendiri, berambisi menjadi bahan perhatian, rasa kagum pada diri sendiri yang berlebihan, hingga kurangnya empati terhadap orang lain.

Pada sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan, orang-orang dengan sifat narsis inilah yang sering mengabaikan pedoman kesehatan selama pandemi.

Pada penelitian ini, para peneliti melaukan survei pada 755 orang di Polandia. Penelitian ini berfokus pada kepribadian dan kebiasaan untuk keselamatan pandemi. 

Ilustrasi memakai masker. (Pexels)
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Dilansir dari Insider, peneliti mengumpulkan data survei pada 15 Maret hingga 29 Maret. Hasilnya, mereka menemukan dua tipe narsistik dalam menanggapi pedoman selama pandemi. 

Jenis narsistik pertama adalah narsis kolektif atau orang yang merasa bisa sangat percaya diri karena pandangan orang di sekiratnya. Mereka yang memiliki kepribadian ini cenderung akan menimbun persediaan makanan atau harian selama pandemi. 

Namun, jenis narsistik kolektif cenderung masih mungkin melakukan protokol kesehatan seperti mencuci tangan.

Ilustrasi orang narsis [shutterstock]
Ilustrasi orang narsis [shutterstock]

Jenis kedua adalah narsis agen di mana mereka tidak memerlukan orang lain untuk merasa percaya diri dan merasa penting. Orang dengan kepribadian ini lebih mungkin untuk menimbun kebutuhan sehari-hari selama pandemi dan cenderung mengabaikan protokol kesehatan.

Penulis penelitian, Magdalena Zemojtel-Piotrowska menyatakan orang dengan narsistik agen cenderung mengabaikan protokol kesehatan karena mereka tidak percaya tindakan pencegahan akan membantu mereka secara pribadi.

"Temuan utama ini secara praktis menunjukkan bahwa kita dapat mendorong orang-orang egosentris ini untuk mengadopsi langkah-langkah pencegahan dengan menunjukkan kepada mereka bahwa pencegahan itu berhasil dan tidak terlalu menuntut seperti yang mereka duga," kata Zemojtel-Piotrowska kepada PsyPost.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daya Beli Rendah, Penyembelihan Hewan Kurban di Jogja Turun 30 Persen

Daya Beli Rendah, Penyembelihan Hewan Kurban di Jogja Turun 30 Persen

Jogja | Jum'at, 24 Juli 2020 | 17:15 WIB

Pemimpin Laki-Laki Payah Lawan Corona, Peneliti: Terlalu Narsis

Pemimpin Laki-Laki Payah Lawan Corona, Peneliti: Terlalu Narsis

News | Selasa, 21 April 2020 | 13:41 WIB

Orang Narsis Memang Menyebalkan, Tetapi Mereka Lebih Bahagia

Orang Narsis Memang Menyebalkan, Tetapi Mereka Lebih Bahagia

Tekno | Rabu, 30 Oktober 2019 | 07:45 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB