Terasa Bau Mulut Saat Memakai Masker? Begini Cara Mengatasinya

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 19:51 WIB
Terasa Bau Mulut Saat Memakai Masker? Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi seorang perempuan berkacamata mengenakan masker. [Shutterstock]

Suara.com - Selain menimbulkan jerawat dan masalah kulit, masker juga bisa menimbulkan bau mulut tidak sedap. Kondisi ini tentu membuat tidak nyaman dan terganggu.

Meski demikian, dokter gigi dan dekan Fakultas Kedokteran Gigi Pennsylvania Mark S. Wolff menjelaskan, sebenarnya bukan karena pemakaian masker yang menyebabkan bau mulut.

"Tetapi (bau mulut) itu ada di sana sepanjang waktu," katanya dalam sebuah wawancara dengan South China Morning Post.

Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]
Ilustrasi menggunakan masker di tempat umum.[Pexels/Anna Shvets]

Menurut Akademi Kedokteran Gigi Umum AS, 80 juta orang memiliki bau mulut. Mulut manusia memang biasanya dipenuhi bakteri.

Sementara itu, Dr. Wolff, berpendapat bahwa bakteri itu bersarang melalui sisa makanan yang tersembunyi di antara gigi, di bawah gusi, dan di belakang lidah. Ada juga bakteri alami yang hidup di dalam mulut.

Berbicara dengan CNA, seorang konsultan senior di National Dental Centre Singapore Departemen Restorative Dentistry Koh Chu Guan menjelaskan bahwa udara lembab yang diisi dengan bakteri dihasilkan ketika bernapas.

Terutama melalui mulut dan akan terperangkap dalam masker. Saat mulut dalam kondisi kering, berpotensi meninggalkan bau.

Tak perlu khawatir. Anda bisa mengurangi aroma tak sedap bau mulut selama memakai masker. Ikuti cara di bawah ini, sebagaimana dikutip dari Asia One.

1. Jangan terlalu sering bernafas melalui mulut

Anda mungkin secara tidak sadar menggunakan mulut untuk bernafas saat mengenakan masker. Ini juga terjadi jika hidung Anda tersumbat. Cara itu membuat mulut lebih cepat kering. Akibatnya napas jadi lebih cepat berbau busuk.

2. Bicara lebih sedikit dan minum lebih banyak air

Berbicara juga dapat membuat mulut kering karena air liur lebih sedikit tersisa. Menurut Dr Koh, air liur memiliki efek 'mencuci' dan karenanya mereka yang berbicara lebih banyak cenderung memiliki bau mulut.

Cara lain untuk mengatasi masalah mulut kering adalah dengan minum lebih banyak air dan menjaga mulut Anda tetap terhidrasi.

3. Perhatikan diet Anda

Jenis makanan tertentu yang Anda konsumsi dapat menjadi penyebab bau mulut. Ini termasuk diet rendah karbohidrat atau diet tinggi protein. Keduanya membuat tubuh memecah lemak untuk energi tapi bukan dari karbohidrat. Melainkan melepaskan zat kimia yang berbau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata Bisa untuk Perawatan Wajah, Berikut Manfaat Masker Mayones

Ternyata Bisa untuk Perawatan Wajah, Berikut Manfaat Masker Mayones

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2020 | 12:16 WIB

Berlari 35 Km Pakai Masker, Dokter Ini Buktikan Tidak Kekurangan Oksigen

Berlari 35 Km Pakai Masker, Dokter Ini Buktikan Tidak Kekurangan Oksigen

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 09:10 WIB

Mengintip Koleksi APD Karakter  Dokter Gigi yang Viral di Malang

Mengintip Koleksi APD Karakter Dokter Gigi yang Viral di Malang

Video | Senin, 27 Juli 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB