Hati-Hati, Banyak Makan Cokelat Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Usus

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:18 WIB
Hati-Hati, Banyak Makan Cokelat Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Usus
Ilustrasi Cokelat (Pixabay/AlexanderStein)

Suara.com - Makan cokelat memiliki banyak manfaat kesehatan, salah satunya menurunkan tekanan darah tinggi. Tapi, terlalu banyak makan cokelat disebut bisa meningkatkan risiko kanker usus.

Karena, makanan kaya antioksidan seperti cokelat dan kacang-kacangan akan berinteraksi dengan bakteri usus. Sebuah protein yang biasanya melindungi tubuh dari kanker yang akan memicu penyakit kronis.

Para peneliti pun telah melakukan riset pada tikus dengan memasukkan protein yang bermutasi ke dalam usus besar. Kondisi itu membuat kanker mereka jauh lebih buruk.

Tapi, protein yang dimasukkan ke usus halus berubah menjadi "super-penekan". Tim peneliti dari Universitas Ibrani Israel di Yerusalem mengatakan hal itu bisa terjadi karena sebagian besar kanker saluran pencernaan dimulai dari usus besar.

Para ilmuwan dari Hebrew University di Yerusalem juga mengemukakan temuan itu sambil menyelidiki hal yang membuat kanker usus besar sebagai penyebab utama kematian.

Ilustrasi usus, kanker usus (Pixabay/Elionas2)
Ilustrasi usus, kanker usus (Pixabay/Elionas2)

Tim penelitian yang dipimpin oleh Profesor Yinon Ben-Neriah menemukan bahwa mutasi kanker di area tubuh tertentu, termasuk usus, bisa membantu melawan kanker.

Tetapi dilansir dari Times of Israel, metabolisme tingkat tinggi seperti yang ditemukan dalam makanan kaya antioksidan meningkatkan pertumbuhan kanker usus.

Sekitar 2 persen kanker gastrointestinal terjadi di usus kecil dan 98 persen di usus besar yang mengandung bakteri usus tingkat tinggi.

Para peneliti memfokuskan pada gen TP53, yang ditemukan di setiap sel dan menghasilkan protein yang disebut p53. Hasilnya, protein menekan mutasi genetik yang dapat menyebabkan kanker. Tapi ketika p53 rusak, gen itu bisa mendukung pertumbuhan tumor.

baca juga

"Kami terpesona dengan apa yang kami lihat. Bakteri usus memiliki efek Jekyll dan Hyde pada protein p53 bermutasi. Di usus kecil, mereka benar-benar beralih arah dan menyerang sel-sel kanker. Sedangkan usus besar mempromosikan pertumbuhan kanker," jelas Ben-Neriah.

Kemudian, para peneliti menggunakan antibiotik untuk membunuh organisme lain di usus besar. Langkah ini sekaligus untuk menguji flora usus bisa memainkan peran utama dalam proses tersebut atau tidak setelah membunuh bakteri, p53 di usus besar tidak mempercepat pertumbuhan kanker.

Sebuah analisis menunjukkan bahwa bakteri tersebut memproduksi metabolit atau antioksidan yang membantu pertumbuhan kanker saat ilmuwan memberi tikus makanan yang kaya akan antioksidan, flora usus.

Para peneliti mengatakan bahwa orang yang berisiko terkena kanker kolorektal dapat menyaring flora usus mereka dan memantau makanan mereka, teruatama makanan kaya antioksidan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!

Alami Gejala Virus Corona Covid-19, Ternyata Remaja Ini Idap Kanker!

Health | Minggu, 02 Agustus 2020 | 09:29 WIB

Dua Manfaat Penting Cokelat, Jauhkan Stres dan Tingkatkan Libido

Dua Manfaat Penting Cokelat, Jauhkan Stres dan Tingkatkan Libido

Health | Kamis, 30 Juli 2020 | 16:52 WIB

Idap Penyakit Langka, Feses Wanita Ini Berwarna Perak!

Idap Penyakit Langka, Feses Wanita Ini Berwarna Perak!

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 11:38 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×