Minum Anggur Merah Disebut Baik untuk Kesehatan Usus, Benarkah?

Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:58 WIB
Minum Anggur Merah Disebut Baik untuk Kesehatan Usus, Benarkah?
Ilustrasi anggur merah (Shutterstock)

Suara.com - Anggur merah (red wine), yang dikenal dengan nama amer, diyakini memiliki sejumlah manfaat meski mengandung alkohol. Salah satu manfaatnya yaitu menyehatkan pencernaan. Benarkah demikian?

Sebuah penelitian observasional menunjukkan segelas kecil anggur merah sehari dapat bermanfaat bagi bakteri di dalam usus.

Dilansir dari The Conversation, peneliti menemukan bahwa minum anggur merah, bahkan ketika dikombinasikan dengan alkohol lain, dikaitkan dengan peningkatan keragaman bakteri usus.

Keanekaragaman bakteri di dalam usus diakui sebagai penanda kesehatan usus seseorang.

Menurut peneliti, kemungkinan hal ini disebabkan oleh kandungan polifenol di dalam anggur merah, suatu bahan kimia pertahanan alami yang juga ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian, serta di sayuran dan buah-buahan berwarna cerah.

Noda wine di sofa bisakah dibersihkan? (Shutterstock)
Ilustrasi anggur merah (Shutterstock)

Dalam anggur, polifenol kebanyakan ditemukan di kulit. Salah dua senyawanya adalah tanin serta resveratrol, yang juga bertindak sebagai 'bahan bakar' untuk bakteri di usus.

Ini mungkin menjelaskan mengapa anggur merah memiliki efek yang jauh lebih kuat pada bakteri usus daripada anggur putih. Jus anggur non-alkohol juga mengandung polifenol, versi fermentasi mengandung lebih banyak.

Menunjukkan hal yang sama dengan penelitian di atas, sebuah studi dari King's College London menemukan peminum anggur merah memiliki keragaman bakteri yang lebih besar dalam saluran pencernaan mereka.

"Semakin banyak keragaman, semakin baik bagi kita dalam beberapa hal. Anda akan lebih mampu melawan penyakit dan menghasilkan lebih banyak metabolit dari makanan," kata penulis utama studi Caroline Le Roy, dilansir Japan Times.

Baca Juga: Benarkah Jus Anggur Dapat Cegah atau Atasi Flu Perut? Ini Faktanya!

Makalah yang terbit dalam jurnal Gastroenterology pada 2019 lalu ini juga menemukan anggur merah terkait dengan tingkat obesitas dan kolesterol 'jahat' LDL yang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI