Hasil Pengembangan Vaksin Covid-19 Aman, Novavax Merilis Data Studi Fase 1

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 05 Agustus 2020 | 17:27 WIB
Hasil Pengembangan Vaksin Covid-19 Aman, Novavax Merilis Data Studi Fase 1
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah melakukan uji klinis pertamanya pada akhir Mei lalu, perusahaan Novavax, Inc. akhirnya merilis hasil penelitiannya tentang vaksin Covid-19 potensial.

Mereka merilis data Fase 1 pada Selasa (4/8/2020) kemarin dari 131 sukarelawan yang telah diberi dua dosis vaksin.

Hasilnya, peserta dapat mengembangkan antibodi penawar pada tingkat empat kali lebih tinggi daripada antibodi yang dikembangkan orang yang sembuh dari Covid-19.

Antibodi penawar ini dapat melawan SARS-CoV-2.

"Itu bagus. Itu sangat menggembirakan," kata presiden Novavax, Dr. Gregory Glenn.

Pada analisis 16 sukarelawan yang dipilih secara acak, vaksin diketahui dapat menginduksi respons dari sel-T.

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Dilansir CNN, peserta studi menerima dua dosis vaksin, baik dengan dan tanpa adjuvant, yakni komponen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dari 126 orang yang diberi vaksin, lima mengalami efek samping parah, termasuk nyeri otot, mual, dan nyeri sendi, dan satu peserta mengalami demam ringan.

Efek samping berlangsung rata-rata dua hari atau kurang.

baca juga

Tidak hanya manusia, Novavax juga merilis data pada hewan. Dalam studi tersebut, 12 monyet menerima dua dosis vaksin.

Hasilnya, sebelas dari 12 monyet tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi di hidung atau paru-paru mereka.

Satu monyet, yang menerima dosis rendah vaksin, secara singkat menunjukkan tanda-tanda infeksi di paru-paru tetapi gejalanya hilang dalam dua hari.

Laporan ini telah diserahkan ke jurnal medis tetapi belum ditinjau oleh para ilmuwan di luar Novavax atau diterbitkan.

Selain Novavax, dua perusahaan AS lain yang juga mengembangkan vaksin Covid-19, Moderna dan Pfizer, juga telah merilis data Fase 1.

Pekan lalu, kedua perusahaan itu memulai uji coba Tahap 3 dengan masing-masing 30.000 sukarelawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengetesan Vaksin Covid-19 Sinovac di Bandung Dibagi Jadi Dua Pengujian

Pengetesan Vaksin Covid-19 Sinovac di Bandung Dibagi Jadi Dua Pengujian

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:49 WIB

AS Gelontorkan Rp 23 Triliun untuk Vaksin Covid-19 dari Novavax

AS Gelontorkan Rp 23 Triliun untuk Vaksin Covid-19 dari Novavax

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 14:08 WIB

Novavax Mulai Uji Klinis Tahap Satu Vaksin COVID-19

Novavax Mulai Uji Klinis Tahap Satu Vaksin COVID-19

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 15:08 WIB

Terkini

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

×