Kecanduan Internet pada Remaja Naik 19,3 Persen Selama Pandemi Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 05 Agustus 2020 | 20:57 WIB
Kecanduan Internet pada Remaja Naik 19,3 Persen Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi dua orang remaja main internet. [Shutterstock]

Suara.com - Perilaku kecanduan internet pada anak-anak, remaja, dan dewasa muda meningkat selama aturan PSBB. Khusus yang terjadi pada anak dan remaja, kecanduan internet meningkat karena faktor berkonflik dengan orangtua.

Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. dr. Kristiana Siste, SP.Kj (K) menyampaikan, dari hasil penelitan selama April hingga Juni 2020, ditemukan bahwa 67 persen orangtua mengaku kesulitan merawat anak selama masa pandemi Covid-19. Akibatnya, konflik anak dan orangtua menjadi banyak.

"Saat konflik terjadi, ada emosi tidak enak, rasa kesal, sedih. Tapi anak pelampiasannya terbatas. Biasanya dia bisa main bola sama teman-temannya atau main sepeda di luar. Ketika Covid, ada PSBB, tidak bisa dilakukan, jadi pelarian ke internet," papar Kristiana dalam webinar bersama Kementerian Kesehatan, Rabu (5/8/2020).

Ia menyampaikan, kenaikan kecanduan internet pada remaja meningkat hingga 19,3 persen. Dari 2.933 remaja di 33 Provinsi yang dilakukan riset, 59 persen di antaranya juga mengaku mengalami peningkatan durasi online per hari.

"Dengan rata-rata 11,6 jam per hari pada remaja," tambahnya.

Sementara pada dewasa muda usia 20-40 tahun, peningkatan penggunaan internet meningkat hingga 5 kali lipat. Kristiana menyampaikan, dari sebelumnya kecanduan internet pada dewasa muda sebanyak 3 persen, setelah pandemi meningkat jadi 14,4 persen. Data itu diambil dari 4.730 orang yang menjadi responden.

"Dan 96 persen mengakses internet dari handphone, 80 persen mengaku ada peningkatan durasi internet rata-rata 10 jam perhari," ujarnya.

Peningkatan penggunaan internet selama pandemi juga sebenarnya terjadi negara lain, kata Kristiana. Tetapi angkanya tidak setinggi di Indonesia.

Ia mencontohkan peningkatan Meksiko dari 5,2 persen menjadi 10,6 persen. Selain itu China dari 3,5 persen menjadi 4,3 persen.

baca juga

Menurutnya, kebanyakan orang Indonesia menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Yang paling sering digunakan di antaranya Whatsapp, Facebook, Twitter, Instagram, dan Line. Mereka juga mencari informasi melalui Youtube. Selain itu, penggunaan internet juga untuk game online.

"Faktor risiko ketergantuan selama Covid-19, kami berusaha analisis apabila penggunaan lebih dari 11 jam per hari atau mereka gunakan untuk media sosial lebih dari 3 jam sehari," katanya.

Namun ia juga menjelaskan, penggunaan internet tidak akan menjadi kecanduan jika tujuannya untuk proses akademik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Kecanduan Internet Bisa Sebabkan Kerusakan Fungsi Otak

Hati-Hati, Kecanduan Internet Bisa Sebabkan Kerusakan Fungsi Otak

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 20:51 WIB

Aplikasi Ini Bisa Ukur Tingkat Kecanduan Internet pada Anak

Aplikasi Ini Bisa Ukur Tingkat Kecanduan Internet pada Anak

Health | Rabu, 20 November 2019 | 11:18 WIB

Tertinggi di Asia, 31 Persen Remaja di Jakarta Kecanduan Internet

Tertinggi di Asia, 31 Persen Remaja di Jakarta Kecanduan Internet

Health | Rabu, 20 November 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Modal Restu Dukun Jarah 36 Lokasi di Surabaya, Maling Motor Keok Didor di Makam Rangkah

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Thom Haye Out, Inikah Susunan Pemain Timnas Indonesia Paling Ideal Hadapi Bangladesh?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:51 WIB

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

5 Film dan Serial Netflix yang Layak Masuk Daftar Tontonan Oktober 2026

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

Kapolri Baru Suyudi Dinilai Rawan Terseret Kepentingan Politik Presiden

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:48 WIB

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

AiMOGA Perusahaan Robotik Chery Group Kembangkan Kursi Roda dengan Fitur Navigasi Otomatis

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:47 WIB

×