Cuaca Panas Bisa Memicu Gejala Asma Kambuh, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Cuaca Panas Bisa Memicu Gejala Asma Kambuh, Ini Sebabnya!
Ilustrasi panas, kepanasan, cuaca panas. [shutterstock]

Cuaca panas bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, salah satunya adalah gejala asma.

Suara.com - Cuaca panas bisa memperburuk banyak penyakit yang berhubungan dengan jantung atau paru-paru. Adapun penyebab kematian terkait panas termasuk dehidrasi, kepanasan dan kelelahan.

Penderita asma mungkin juga sudah memperhatikan gejalanya mulai kambuh pada suhu setinggi 35 derajat celcius.

Melansir dari Express mengutip Asthma.org, perubahan suhu yang mendadak, yakni cuaca panas, cuaca dingin dan badai petir, semuanya bisa memicu gejala asma bagi sebagian orang.

Adapun gejala asma yang paling umum adalah mengi, sesak napas, dada di paha dan batuk. Meskipun banyak hal yang bisa menyebabkan gejalanya, Anda bisa mendeteksi itu asma jika sering terjadi dan kambuh.

Selain itu dilansir dari Express, gejala asma juga bisa diketahui bila memburuk pada malam hari dan dini hari serta terjadi akibat pemicu asma yang khas. Misalnya, alergi bisa menyebabkan mengi atau olahraga menyebabkan batuk.

Ilustrasi asma, gejala asma (shutterstock)
Ilustrasi asma, gejala asma (shutterstock)

Salah satu cara untuk menjelaskan gejala asma yang memburuk adalah menceritakan fakta bahwa menghirup udara panas bisa menyebabkan saluran udara menyempit.

Karena, kondisi itu bisa menyebabkan batuk dan sesak napas. Sehingga gejala yang dialami oleh penderita asma sudah harus diatasi tanpa gelombang panas.

Alasan lain yang menyebabkan gejala asma lebih buruk selama gelombang panas adalah tingkat polutan dan serbuk sari yang tinggi.

Cara mencegah asma kambuh saat cuaca panas

Jika gejala asma Anda memburuk selama gelombang panas, pastikan Anda terus menggunakan inhaler sebagai tindakan pencegahan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS