Hindari, Ini 5 Penyebab Perut Buncit Terkait Pola Makan dan Gaya Hidup!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:44 WIB
Hindari, Ini 5 Penyebab Perut Buncit Terkait Pola Makan dan Gaya Hidup!
Perut yang buncit kerap kali menjadi masalah bagi banyak orang.(Shutterstock)

Suara.com - Ada dua jenis lemak perut pada perut buncit, yaitu lemak subkutan atau lemak yang tepat berada di bawah kulit, dan lemak visceral, yang letaknya jauh di dalam perut dan mengelilingi organ dalam.

Menurut Mayo Clinic, meski lemak subkutan juga menimbulkan masalah penampilan, lemak visceral justru dikaitkan dengan masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya.

Ini adalah faktor risiko penyakit seperti sindrom metabolik, diabetes tipe 2, penyakit jantung dan kanker. Bahkan orang dengan berat badan normal tapi memiliki lemak perut berlebih berisiko mengalami masalah kesehatan.

Dilansir Healthline, berikut lima penyebab menumpuknya lemak perut hingga menyebabkan perut buncit yang berkaitan dengan gaya hidup dan pola makan:

1. Makanan dan minuman manis

Banyak orang mengonsumsi gula berlebih setiap hari daripada yang mereka sadari.

Studi observasi telah menunjukkan hubungan antara asupan tinggi gula dan lemak perut berlebih. Kemungkinan penyebabnya adalah kandungan fruktosa yang tinggi dari gula tambahan.

Lemak Perut. (Shutterstock)
Lemak Perut. (Shutterstock)

2. Lemak trans

Lemak trans sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan makanan kemasan, seperti keripik kentang, adonan kue, dan tortilla.

baca juga

Makanan gorengan yang memerlukan teknik deep frying juga mengandung lemak trans saat proses memasaknya.

Lemak trans telah terbukti menyebabkan peradangan. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan pola makan yang mengandung lemak trans menyebabkan menumpuknya lemak perut.

Pada akhir penelitian selama 6 tahun, monyet yang diberi pola makan 8 persen lemak trans mengalami kenaikan berat badan dan memiliki 33 persen lebih banyak lemak perut.

3. Tidak aktif bergerak

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk kesehatan yang buruk, termasuk penyebab menumpuknya lemak perut.

Satu studi menunjukkan jarang bergerak menjadi penyebab kembalinya lemak perut meski telah menurunkan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perut Buncit Mengandung 2 Jenis Lemak, Ketahui Bahaya Kesehatannya!

Perut Buncit Mengandung 2 Jenis Lemak, Ketahui Bahaya Kesehatannya!

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:35 WIB

Duh! Perut Buncit Lebih Berbahaya pada Kesehatan Perempuan daripada Pria

Duh! Perut Buncit Lebih Berbahaya pada Kesehatan Perempuan daripada Pria

Health | Kamis, 25 Juni 2020 | 16:22 WIB

Solusi Perut Buncit setelah Lebaran, Tips Cepat Modifikasi Kemeja Kekecilan

Solusi Perut Buncit setelah Lebaran, Tips Cepat Modifikasi Kemeja Kekecilan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2020 | 14:46 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB