Sulit BAB Bisa Jadi Kekurangan Vitamin B12, ini Bedanya dengan Sembelit

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni
Sulit BAB Bisa Jadi Kekurangan Vitamin B12, ini Bedanya dengan Sembelit
Ilustrasi buang air besar (BAB), sembelit. (Shutterstock)

Kesulitan BAB bisa menjaadi gejala kekurangan vitamin B12 yang sering disalahartikan sebagai sembelit.

Suara.com - Kekurangan vitamin B12 bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang vegan, vegetarian dan usia 50 tahun ke atas.

Padahal vitamin B12 dibutuhkan untuk menghasilkan DNA baru yang membantu pembentukan sel darah merah, protein dan lipid.

Singkatnya, nutrisi ini penting untuk berbagai fungsi tubuh. National Institute of Health melaporkan bahwa vitamin B12 secara alami ditemukan dalam produk hewani.

Anda bisa mendapatkannya dari konsumsi ikan, daging, unggas, telur, susu dan produk susu. Karena itu, orang yang menjalani gaya hidup vegetarian bisa kekurangan vitamin B12.

Sementara itu dilansir dari Express, lansia mungkin lebih sulit menyerap vitamin yang larut dalam air. Karena, Institut Kesehatan Nasional mencatat bahwa hingga 30 persen orang dewasa yang lebih tua menderita gastritis atrofi.

Ilustrasi vitamin dan mineral. (Shutterstock)
Ilustrasi vitamin  (Shutterstock)

Gastritis Atrofi

Gastritis atrofi terjadi ketika lapisan perut telah meradang untuk waktu yang lama. Seiring waktu, peradangan merusak lapisan perut dan menyebabkan masalah pencernaan dan kekurangan nutrisi.

Kondisi ini bisa juga dianggap sebagai gangguan autoimun, yakni tubuh keliru menyerang sel perut yang sehat, termasuk zat yang disebut faktor intrinsik.

Tanda-tanda kekurangan vitamin B12

Sebenarnya hati bisa menyimbang pasokan vitamin B12 selama 5 tahun tanpa diserap melalui makanan. Karena itulah, seseorang seringkali tak sadar kekurangan vitamin B12 dalam waktu lama sampai gejalanya muncul.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS