Luar Biasa, Kenali 5 Manfaat Makanan Pedas Bagi Tubuh

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 17 Agustus 2020 | 21:08 WIB
Luar Biasa, Kenali 5 Manfaat Makanan Pedas Bagi Tubuh
Ilustrasi makanan pedas, kari. (Unsplash/Eiliv-Sonas Aceron)

Suara.com - Banyak orang Indonesia mengaku kehilangan nafsu makan jika makan tanpa sambal atau tidak ada menu pedas sama sekali. Tentu saja, makanan pedas memang menjadi salah satu favorit orang Indonesia.

Meski memberikan sensasi laiknya menaiki roller coaster, makan pedas terbukti buat ketagihan. Bikin mau lagi dan mau lagi.

Menariknya, sebuah penelitian mengungkapkan beragam manfaat makanan pedas bagi tubuh seperti yang dikutip Suara.com dari laman Self, Selasa (18/8/2020) berikut ini.

1. Menurunkan berat badan

ILUSTRASI. Timbangan berat badan saat WFH. (Shutterstock)
ILUSTRASI. Timbangan berat badan. (Shutterstock)

Makanan pedas memang bisa meningkatkan nafsu makan, contohnya makanan diet yang biasanya hambar dan tanpa rasa, tapi saat ditambahkan saus pedas atau cabai jalapeno iris membuat rasa makanan jadi lebih nikmat. Itu membuat makan tetap teratur sekaligus berat badan jadi turun.

Studi lain juga menunjukkan bagaimana senyawa capsaicin dalam cabai punya efek termogenik yang bisa membuat tubuh membakar kalori selama 20 menit setelah makan.

2. Jaga kesehatan jantung

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Berdasarkan penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi makanan pedas berisiko rendah terserang insiden serangan jantung dan stroke. Ini karena cabai mampu mengurangi efek merusak LDL atau kolestrol jahat dan capsaicin juga mampu melawan peradangan yang memicu masalah pada jantung.

3. Mencegah kanker

Metode baru tangkal sel kanker. (Shutterstock)
 sel kanker. (Shutterstock)

Terbukti dari hasil penelitian American Associantion for Cancer Research, capsaicin pada cabai mampu membunuh sel kanker dan leukimia. Sedangkan perpaduan kunyit dan capsaicin dalam bumbu kari mampu memperlambat penyebaran kanker dan pertumbuhan tumor. "Ini punya efek yang sama seperti obat kanker yang bekerja di dalam tubuh," terang Gregory A. Plotnikoff, MD, Konsultan Senior Inovasi Perawatan kesehatan Rumah Sakit dan Klinik Allina Minnesota.

4. Menurunkan tekanan darah tinggi

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Vitamin C dan A yang biasa ada pada cabai mampu memperkuat dinding otot jantung, dan rasa pedas atau panas dari lada mampu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Efek ini serupa dengan jantung yang memompa darah lebih cepat ke seluruh sehingga aliran darah menjadi lancar.

5. Menghilangkan stres

Ilustrasi zona bebas stres. (Shutterstock)
Ilustrasi zona bebas stres. (Shutterstock)

Makanan pedas mampu merangsang keluarnya hormon kebahagian seperti serotonin, jadi makanan ini secara tidak langsung bisa meredakan gangguan psikologis seperti depresi dan stres yang sedang melanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manis dan Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Kesehatan Rutin Makan Semangka

Manis dan Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Kesehatan Rutin Makan Semangka

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:57 WIB

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Mengapa Orang Jepang Panjang Umur? Ini 5 Rahasianya

Video | Rabu, 12 Agustus 2020 | 08:00 WIB

Manfaat Berkebun, Bantu Kurangi Stres hingga Bikin Panjang Umur

Manfaat Berkebun, Bantu Kurangi Stres hingga Bikin Panjang Umur

Jabar | Senin, 10 Agustus 2020 | 13:43 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB