Peneliti Kembali Temukan Obat Potensial untuk Pengobatan Covid-19

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:40 WIB
Peneliti Kembali Temukan Obat Potensial untuk Pengobatan Covid-19
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Ebselen bisa menjadi perawatan baru untuk pasien Covid-19. Studi ini telah diterbitkan dalam jurnal Science Advances.

Ebeselen sendiri adalah obat yang biasa digunakan untuk pasien dengan gangguan bipolar dan gangguan pendengaran 

Melansir dari Medical News Today, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Ebselen mungkin menghambat enzim dalam SARS-CoV-2 digunakan untuk mereplikasi diri di dalam sel inang.  Secara khusus, obat ini disebut mampu menghambat protease utama virus yang dikenal sebagai Mpro.

Seperti virus pada umumnya, SARS-CoV-2 menyebar melalui replikasi dan mengambil alih sel dalam organisme inang. Menghambat replikasi memberi kesempatan pada sistem kekebalan untuk memerangi virus.

Dengan begitu, pemberian obat bisa berpotensi mengurangi durasi dan tingkat keparahan Covid-19.

Penelitian terbaru melihat lebih detail Ebselen untuk lebih memahami apakah obat bisa efektif melawan SARS-CoV-2 atau tidak. Dalam hal ini peneliti menyatakan bahwa ebselen memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang berpotensi aman saat digunakan.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Terlepas dari penemuan yang menjanjikan ini, para peneliti mengaku masih perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah Ebselen efektif atau tidak pada pasien. Studi hanya menunjukkan keefektifan potensial ebselen karena uji coba langsung pada pasien belum dilakukan.

Hingga saat ini, para ilmuwan sedang memfokuskan pengobatan Covid-19 pada penggunaan kembali obat dan terapi yang sudah ada. Beberapa pengobatan eksperimental lain yang dijadikan pengobatan Covid-19 adalah Nitric Oxide, obat psoriasis Itolizumab, dan antibodi monoklonal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Covid-19 Bisa Sebarkan Tetesan Menular Lebih dari 5 Meter

Pasien Covid-19 Bisa Sebarkan Tetesan Menular Lebih dari 5 Meter

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:33 WIB

Rebut dan Cium Jenazah Covid-19, AS Diperiksa Polisi di Ruangan Khusus

Rebut dan Cium Jenazah Covid-19, AS Diperiksa Polisi di Ruangan Khusus

Jatim | Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:12 WIB

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:23 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB