Cegah Kehamilan Tak Terduga Selama Pandemi, BKKBN Luncurkan Aplikasi Klikkb

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:56 WIB
Cegah Kehamilan Tak Terduga Selama Pandemi, BKKBN Luncurkan Aplikasi Klikkb
Ilustrasi alat kontrasepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 turut meningkatkan angka kehamilan, dan sebagian merupakan kehamilan yang tidak dikehendaki. Itu sebabnya, guna mencegah kehamilan tak terduga selama pandemi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan aplikasi klikkb.

Aplikasi klikkb yang bekerja sama dengan KlikDokter ini akan menghubungkan secara langsung antara akseptor dengan bidan untuk mendapatkan informasi secara konseling. Akseptor adalah sebutan untuk orang yang melakukan program KB.

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) mengatakan, sejak ada pandemi Covid-19, terjadi penurunan penggunaan kontrasepsi yang cukup drastis. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan.

Dengan klikkb, kini melakukan konsultasi mengenai program KB dan menentukan alat kontrasepsi tak perlu lagi menghampiri dokter ke rumah sakit.

“Kami meluncurkan aplikasi klikkb sebagai salah satu upaya untuk menjangkau Pasangan Usia Subur (PUS) agar terakses informasi, mendapatkan pelayanan kontrasepsi dan menjaga kesertaannya. Hal ini dilakukan karena semakin tingginya persentase kehamilan tidak dikehendaki selama masa pandemik Covid-19,” kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Kamis (20/8/2020).

Peluncuran aplikasi itu diharapkan Hasto dapat membantu Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana dalam hal mengetahui kebutuhan Pasangan Usia Subur terhadap jenis kontrasepsi. Ketersediaan alat dan obat kontrasepsi juga bisa dipantau sehingga mencegah terjadinya stock out di fasilitas pelayanan kesehatan.

Saat ini tenaga kesehatan yang dilibatkan sebagai pemberi layanan berupa bidan sebanyak 2.000 yang tersebar di seluruh Indonesia dan bidan konselor yang akan bertugas memberikan konsultasi melalui klikkb. Khusus wilayah Jawa dan Bali, akan dipersiapkan 2000 bidan.

Sementara itu, Deputy CEO KlikDokter Bonny Anom menyampaikan bahwa melalui aplikasi klikkb, masyarakat dapat memanfaatkan layanan live chat dengan provider, informasi tempat pelayanan KB, alarm pengingat baik bagi provider maupun akseptor untuk mendapatkan pelayanan kontrasepsi ulangan.

“KlikDokter berkomitmen dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran terhadap nilai-nilai kesehatan seperti Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan stunting, serta peningkatan kesadaran Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi,” ujarnya.

Peluncuran klikkb itu dilakukan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Daeng M Faqih,SH,MH, dan Deputy CEO KlikDokter Bonny Anom di Kantor Pusat BKKBN, Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Pandemi Membuat Jutaan Perempuan Kehilangan Akses Kontrasepsi dan Aborsi

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 12:23 WIB

Anies Khawatir Banyak Wanita di Jakarta Hamil saat Pandemi Corona

Anies Khawatir Banyak Wanita di Jakarta Hamil saat Pandemi Corona

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:26 WIB

Menyusui Bisa Jadi Metode Kontrasepsi Alami, Bagaimana Penjelasannya?

Menyusui Bisa Jadi Metode Kontrasepsi Alami, Bagaimana Penjelasannya?

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB