Disebut Bisa Jadi Obat Covid-19, Bunga Jepun Justru Sangat Berbahaya!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2020 | 18:30 WIB
Disebut Bisa Jadi Obat Covid-19, Bunga Jepun Justru Sangat Berbahaya!
Bunga jepun atau oleander (Pixabay)

Suara.com - Donald Trump memaksa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (Food and Drug Administration US) untuk mematenkan bunga oleander, atau bunga jepun jika di Indonesia, sebagai obat Covid-19.

Menurut Presiden Amerika Serikat tersebut, kandungan senyawa oleandrin di dalam bunga tersebut sangat manjur untuk infeksi virus corona.

Padahal, bunga ini termasuk dalam kategori tanaman beracun.

Nerium oleander adalah tanaman yang sangat beracun dari keluarga Apocynaceae. Meski terlihat indah, semak Mediterania ini telah mengakibatkan kasus keracunan yang tidak disengaja di seluruh dunia.

Berdasarkan laporan The Conversation, keseluruhan bagian tanaman ini beracun.

Bunga jepun atau oleander (Pixabay)
Bunga jepun atau oleander (Pixabay)

Jika dikonsumsi, tanaman ini menyebabkan aritmia jantung, atau detak jantung tidak teratur, dan bisa mematikan bagi manusia dan hewan.

Senyawa oleandrin di dalamnya merupakan bahan kimia yang menyebabkan toksisitas mematikan tanaman.

Ini dikenal oleh para ilmuwan sebagai glikosida jantung, kelas senyawa organik dengan ciri umum memiliki efek kuat pada jaringan jantung, seringkali dengan konsekuensi mematikan.

Ada sebuah artikel peer-review, yang belum ditinjau sejawat oleh ilmuwan lain menunjukkan bagaimana dalam tabung reaksi oleandrin mengurangi produksi SARS-CoV-2.

Namun, ilmuwan tidak memperhitungkan toksisitas jantung dari bahan kimia tersebut saat dikonsumsi oleh manusia.

Bunga jepun atau oleander (Pixabay)
Bunga jepun atau oleander (Pixabay)

"Oleander sangat berbahaya, karena menelan bagian manapun dari tanaman dapat menyebabkan penyakit serius dan kemungkinan kematian," kata Cassandra Quave, Asisten Profesor Dermatologi dan Kesehatan Manusia, Kurator Herbarium, Universitas Emory.

Terlebih, lanjutnya, tidak ada bukti ilmiah yang dipublikasikan tentang keamanan mengonsumsi oleandrin atau sumber tanamannya, Nerium oleander.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Jadi Teman Posesif dan Beracun, Begini Cara Mencegahnya

Jangan Jadi Teman Posesif dan Beracun, Begini Cara Mencegahnya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:00 WIB

Viral Pernyataan Hubungan Beracun Bisa Naikan Derajat, Ini Kata Psikiater

Viral Pernyataan Hubungan Beracun Bisa Naikan Derajat, Ini Kata Psikiater

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:51 WIB

5 Makanan yang Beracun Kalau Dipanaskan

5 Makanan yang Beracun Kalau Dipanaskan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2020 | 15:59 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB