Efektif Engga Sih Pakai Face Shield Untuk Tangkal Virus Corona?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 21 Agustus 2020 | 16:28 WIB
Efektif Engga Sih Pakai Face Shield Untuk Tangkal Virus Corona?
Pedagang menunjukkan face shield yang dijualnya Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (11/6). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menggunakan masker di tengah pandemi virus corona merupakan suatu hal wajib. Beberapa bahkan menambahknya dengan menggunakan face shields atau pelindung wajah.

Pertanyaannya kemudian, seberapa efektif penggunaan face shields?

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal medis Jama Network menyoroti keampuhan pelindung wajah dalam mengurangi persentase penularan virus corona di tengah-tengah petugas kesehatan di India.

Dilansir dari Times of India, studi tersebut dilakukan pada 62 petugas kesehatan di Chennai, India, yang sedang memberikan konseling kepada anggota keluarga pasien virus corona yang asimtomatik.

Sejumlah masinis mengenakan face shield saat bertugas di Stasiun Tugu Yogayakarta, Kamis (11/6/2020). [Suarajogja.id / Baktora]
Sejumlah masinis mengenakan face shield saat bertugas di Stasiun Tugu Yogayakarta, Kamis (11/6/2020). [Suarajogja.id / Baktora]

Pekerjaan mereka terutama memberi informasi dan mendidik kontak keluarga dari individu yang positif Covid-19 tentang mencuci tangan, tindakan kebersihan pernapasan, jarak sosial, dan penggunaan masker wajah dan penutup wajah yang benar.

Semua petugas kesehatan dinyatakan negatif Covid-19 sebelum pelatihan dimulai dan mereka diminta untuk tinggal di hotel terpisah. Mereka tidak mengunjungi keluarga mereka selama pelatihan dan mereka juga tidak pergi ke tempat umum kecuali untuk bekerja.

Petugas kesehatan diberi obat antiseptik alkohol, masker bedah 3 lapis, sarung tangan, dan penutup sepatu sebagai alat pelindung diri untuk menasihati anggota keluarga pasien COVID-19. Semua 62 pekerja telah mengunjungi 5.880 rumah secara total antara 4 Mei dan 13 Mei, di mana 222 orang dinyatakan positif SARS-CoV-2.

Sebelum menambahkan pelindung wajah di alat pelindung diri mereka, 12 pekerja dinyatakan positif virus corona baru antara 3 Mei dan 15 Mei. Setelah itu, 50 pekerja lainnya diberi pelindung wajah yang terbuat dari polietena tereftalat (ketebalan 250 μm) untuk kunjungan rumah mereka.

Petugas kesehatan memulai konseling lagi pada 20 Mei dan mengunjungi 18.000 rumah antara 20 Mei dan 30 Juni. Menariknya, tidak ada petugas kesehatan yang dinyatakan positif kali ini, meskipun mengunjungi 2.682 penduduk yang terinfeksi.

Perlu dicatat bahwa pelindung wajah bukan pengganti masker wajah, melainkan harus dipakai bersama mereka untuk perlindungan tambahan. Menurut para peneliti, "Pelindung wajah mungkin telah mengurangi paparan okular atau kontaminasi masker atau tangan atau mungkin telah mengalihkan pergerakan udara di sekitar wajah."

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Faktanya, sebuah penelitian yang dilakukan untuk menguji 'Khasiat Pelindung Wajah Terhadap Tetesan Aerosol Batuk Dari Simulator Batuk' juga menemukan bahwa pelindung wajah mengurangi paparan inhalasi sebesar 96 persen dalam 18 inci setelah batuk.

Pakar medis berpendapat bahwa pelindung wajah harus lebih rendah dari dagu, harus melampaui telinga dan tidak boleh ada celah antara dahi dan topi baja pelindung. Mereka dapat digunakan kembali dengan membersihkan secara efektif dengan air dan sabun atau disinfektan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Vaksin COVID-19, Kantor Bio Farma di Bandung Jadi Objek Strategis

Produksi Vaksin COVID-19, Kantor Bio Farma di Bandung Jadi Objek Strategis

Jabar | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 16:27 WIB

Modis, Face Shield Kini Bertransformasi Menjadi Fashion Item

Modis, Face Shield Kini Bertransformasi Menjadi Fashion Item

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:32 WIB

Cara Membuat Face Shield dengan Peralatan Sederhana di Rumah

Cara Membuat Face Shield dengan Peralatan Sederhana di Rumah

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB