Brokoli dan Kubis Brussel, Sayur yang Baik untuk Kesehatan Pembuluh Darah

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:04 WIB
Brokoli dan Kubis Brussel, Sayur yang Baik untuk Kesehatan Pembuluh Darah
Ilustrasi makan brokoli. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pencinta sayuran hijau, seperti brokoli maupun kubis brussel bisa bersenang hati. Sebab dalam penelitian baru-baru ini, ditemukan bahwa keduanya punya kontribusi positif untuk kesehatan pembuluh darah.

Diterbitkan di British Journal of Nutrition, penelitian telah menemukan konsumsi yang lebih tinggi dari sayuran silangan (cruciferous), seperti brokoli, kubis brussel, dan kol, dikaitkan dengan risiko penyakit pembuluh darah yang lebih rendah pada wanita yang lebih tua.

Melansir dari Science Daily, penelitian menggunakan data dari kohort 684 wanita Australia Barat yang lebih tua pada tahun 1998.

Para peneliti yang berasal dari Sekolah Kedokteran dan Ilmu Kesehatan ECU dan The University of Western Australia menemukan mereka yang mengonsumsi lebih banyak sayuran silangan memiliki peluang lebih rendah untuk mengalami penumpukan ekstensif kalsium di aorta mereka, penanda utama penyakit pembuluh darah struktural.

Ilustrasi brokoli (shutterstcok)
Ilustrasi brokoli (shutterstcok)

Peneliti utama Dr Lauren Blekkenhorst mengatakan ada sesuatu yang menarik tentang sayuran silangan yang lebih banyak dijelaskan oleh penelitian ini.

"Dalam penelitian kami sebelumnya, kami mengidentifikasi mereka yang memiliki asupan lebih tinggi dari sayuran ini memiliki risiko yang lebih rendah mengalami kejadian penyakit kardiovaskular klinis, seperti serangan jantung atau stroke, tetapi kami tidak yakin mengapa," katanya.

Dr Blekkenhorst mengatakan wanita dalam penelitian ini, yang mengonsumsi lebih dari 45g sayuran silangan setiap hari (misalnya ¼ cangkir brokoli kukus atau ½ cangkir kubis mentah).

Dari situ ditemukan 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki penumpukan kalsium yang ekstensif di aorta mereka, dibanding yang mengonsumsi sedikit atau tanpa sayuran silangan setiap hari.

Namun itu tidak berarti bahwa satu-satunya sayuran yang harus kita makan adalah brokoli dan kubis brussel. "Kita harus makan berbagai macam sayuran setiap hari untuk kesehatan dan kesejahteraan yang baik secara keseluruhan," ujar Dr Blekkenhorst.

Dr Blekkenhorst mengatakan penting untuk dicatat bahwa tim peneliti sangat berterima kasih kepada para wanita Australia Barat ini. Meskipun bersifat observasional, desain penelitian ini sangat penting untuk memajukan kesehatan manusia.

Penyakit pembuluh darah sendiri adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah (arteri dan vena) dan dapat mengurangi aliran darah yang beredar ke seluruh tubuh.

Penurunan aliran darah ini dapat disebabkan oleh penumpukan lemak, endapan kalsium di dinding bagian dalam pembuluh darah kita, seperti aorta. Penumpukan lemak, timbunan kalsium ini adalah penyebab utama serangan jantung atau stroke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Mati Suri karena Serangan Jantung, Pria Ini Ungkap Kisah Luar Biasa

Sempat Mati Suri karena Serangan Jantung, Pria Ini Ungkap Kisah Luar Biasa

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 12:43 WIB

Cek Gejala Serangan Jantung, Perhatikan Pola Tidur Anda!

Cek Gejala Serangan Jantung, Perhatikan Pola Tidur Anda!

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:58 WIB

Nyeri Dada hingga Lengan, Kenali Lima Tanda Serangan Jantung ini

Nyeri Dada hingga Lengan, Kenali Lima Tanda Serangan Jantung ini

Health | Kamis, 06 Agustus 2020 | 07:43 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB