Hindari, 4 Jenis Makanan yang Bikin Lemak Perut Menumpuk

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:45 WIB
Hindari, 4 Jenis Makanan yang Bikin Lemak Perut Menumpuk
Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)

Suara.com - Lamak perut tidak hanya mengganggu penampilan, namun juga berisiko meningkatkan penyakit sindrom metabolik, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga kanker.

Melansir dari Healthline, lemak visceral atau lemak perut mengelilingi hati dan organ di bagian perut. Sayangnya, bahkan orang dengan berat badan normal bisa memiliki banyak lemak perut. Berikut adalah beberapa asupan yang bisa menyebabkan lemak perut menumpuk, antara lain:

1. Makanan dan Minuman Manis

Melansir dari Healthline, studi observasi telah menunjukkan hubungan antara asupan gula tinggi dan lemak perut berlebih. Hal ini disebabkan oleh kandungan fruktosa tinggi dari gula tambahan.

Baik gula biasa atau sirup jagung fruktosa sama-sama mengandung fruktosa tinggi. Gula biasa mengandung 50 persen fruktosa dan sirup jagung fruktosa tinggi mengandung 55 persen fruktosa.

Dalam studi 10 minggu terkontrol, orang-orang yang kelebihan berat badan dan obesitas yang mengonsumsi 25 persen kalori dari minuman berpemanis fruktosa bisa mengalami penurunan sensitivitas insulin dan peningkatan lemak perut.

Studi kedua juga melaporkan adanya penurunan pembakaran lemak dan tingkat metabolisme pada orang yang mengkonsumsi makanan atu minuman tinggi fruktosa.

2. Alkohol

Asupan alkohol yang tinggi dapat menyebabkan peradangan, penyakit hati, dan masalah kesehatan lainnya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa alkohol menekan pembakaran lemak. Sementara kelebihan kalori yang disebabkan alkohol kebanyakan akan tersimpan menjadi lemak perut dan membuat buncit.

Sebuah studi menunjukkan bahawa pria yang mengonsumsi lebih dari tiga minuman beralkohol per hari, 80 persen lebih mungkin memiliki lemak perut berlebih.

3. Lemak Trans

Lemak trans telah terbukti menyebabkan peradangan. Hal ini dapat menyebabkan resistensi insulin, penyakit jantung, dan berbagai penyakit lainnya.

Ada juga beberapa penelitian pada hewan yang menunjukkan bahwa makan makanan yang mengandung lemak trans dapat menyebabkan kelebihan lemak perut. Dengan begitu, kurangi makan makanan yang digoreng.

Ilustrasi jus buah. [Shutterstock]
Ilustrasi jus buah. [Shutterstock]

4. Jus Buah Kemasan

Jus buah dalam kemasan menjadi konsumsi yang dianggap sehat, padahal banyak mengandung gula. Bahkan jus buah yang mengklaim 100 persen tanpa pemanis pun mengandung banyak gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut

Terbukti Secara Ilmiah, Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak Perut

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 05:56 WIB

Bantu Menurunkan Berat Badan, Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau

Bantu Menurunkan Berat Badan, Ini Waktu Terbaik Minum Teh Hijau

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 17:00 WIB

Selain Menguatkan Tulang dan Gigi, Vitamin D Dapat Mengurangi Lemak Perut

Selain Menguatkan Tulang dan Gigi, Vitamin D Dapat Mengurangi Lemak Perut

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 14:52 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB