Cegah Terinfeksi Covid-19, Kemenkes Bagikan Masker Untuk Anak dan Pengasuh

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 30 Agustus 2020 | 22:41 WIB
Cegah Terinfeksi Covid-19, Kemenkes Bagikan Masker Untuk Anak dan Pengasuh
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak merupakan kelompok rentan terpapar virus corona penyebab sakit Covid-19. Berdasarkan data Covid-19 hingga Agustus, kelompok usia balita yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 2,3 persen. Selain itu, 0,9 persen dari total keseluruhan pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia merupakan anak usia balita.

Karena itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau Kemenkes RI mencoba fokus untuk melakukan pencegah penularan pada kelompok usia balita.

Namun, Direktur Kesehatan Keluarga Erna Mulati menyampaikan bahwa untuk menurunkan risiko kematian pada bayi dan anak balita juga harus mencegah penularan terhadap pengasuh atau orang disekitarnya. 

Sementara pada lansia, dengan daya tahan tubuh yang semakin lemah dan adanya penyakit penyerta (komorbid) menyebabkan akan semakin meningkatkan risiko terkena Covid-19 dan memperparah gejala bahkan dapat meningkatkan risiko kematian.

"Sebagai upaya pencegahan dan perlindungan, Kemenkes mendorong pengurus panti balita dan lansia untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan. Tak hanya kewajiban, namun kebiasaan memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak harus menjadi nilai-nilai yang terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari," kata Erna dikutip dari situs resmi Kemenkes.

Sebagai upaya mendorong masyarakat taat protokol kesehatan, Kemenkes lakukan kampanye nasional disiplin pakai masker dan membagikan 1.431 masker kepada balita beserta pengasuhnya dan lansia bersama pendampingnya di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa dan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia, Cipayung, Jakarta Timur pada Minggu (30/8).

"Dengan disiplin pakai masker dan menerapkan protokol kesehatan, kita saling melindungi satu dengan lainnya, karena kita tidak tahu siapakah di antara kita yang sudah tertular virus," ucap Erna.

Selain membagikan masker, Kemenkes RI juga menyerahkan Bahan Pangan Tambahan (BPT) kepada pengelola panti lansia sebanyak 100 paket, panti balita 50 paket, dan membagikan makanan siap santap kepada semua warga panti.

Erna berpesan agar selalu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makann bergizi seimbang, banyak melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi perkembangan anak, istirahat cukup, dan kelola stress.

baca juga

Kampanye nasional pakai Masker itu telah dilakukan sejak 10 Agustus hingga 6 September 2020, kemudian dilanjutkan dengan kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada 7 September-  6 Okotober 2020. Kampanye Jaga Jarak dimulai 7 Oktober hingga 6 November 2020. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Buka Suara Terkait Kisruh Anjay dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

KPAI Buka Suara Terkait Kisruh Anjay dan Berita Hits Kesehatan Lainnya

Health | Minggu, 30 Agustus 2020 | 20:58 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Depok Kembali Terapkan Jam Operasional Pusat Belanja

Kasus Covid-19 Naik, Depok Kembali Terapkan Jam Operasional Pusat Belanja

Jakarta | Minggu, 30 Agustus 2020 | 19:56 WIB

Positif Covid-19 di DIY Melonjak, Tempat Tidur di RS Rujukan Tinggal 17 Bed

Positif Covid-19 di DIY Melonjak, Tempat Tidur di RS Rujukan Tinggal 17 Bed

Jogja | Minggu, 30 Agustus 2020 | 20:40 WIB

Terkini

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

×