Bahaya! Paparan Polusi Udara Dapat Memicu Asma pada Anak-Anak

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 01 September 2020 | 10:00 WIB
Bahaya! Paparan Polusi Udara Dapat Memicu Asma pada Anak-Anak
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Suara.com - Paparan polusi udara memang tidak baik untuk kesehatan. Menurut sebuah studi terbaru, bahkan polusi udara dapat memicu berkembangnya penyakit asma pada anak-anak.

Penelitian yang dipublikasikan di The BMJ tu juga menemukan bahwa asma lebih mungkin ditemukan pada anak-anak yang orang tuanya memiliki kondisi tersebut, atau di mana ibunya merokok selama kehamilan.

Dilansir dari Independent, peneliti memeriksa data tentang anak-anak Denmark yang lahir antara 1997 dan 2014.

Mereka kemudian dilacak, beberapa sampai mereka berusia 15 tahun, untuk melihat apakah mereka menderita asma atau mengi yang terus-menerus. Total sebanyak 122.842 anak diidentifikasi menderita asma atau mengi.

Ditemukan anak-anak yang terpapar polusi udara tingkat tinggi, diukur melalui materi partikulat atau PM2.5, lebih mungkin menderita asma atau mengi terus-menerus.

Penyakit Asma (Shutterstock)
Penyakit Asma (Shutterstock)

"Penelitian menunjukkan bahwa pengurangan lebih lanjut dalam PM2.5 mungkin akan membantu mengurangi jumlah anak-anak yang mengembangkan asma dan mengi terus-menerus pada populasi yang sangat terpapar," ujar peneliti.

Mengomentari studi tersebut, Zak Bond, petugas kebijakan di Asthma UK dan British Lung Foundation , berkata ini adalah studi yang menarik. Meski memerlukan pembuktian lebih lanjut, studi ini dengan jelas menunjukkan pentingnya mengatasi udara kotor untuk melindungi kesehatan manusia.

"Partikel halus (PM2.5) adalah jenis polusi yang paling mengkhawatirkan bagi kesehatan paru-paru, dan berdampak secara tidak proporsional pada kelompok tertentu, termasuk orang yang sangat muda, orang tua, dan orang dengan kondisi paru-paru seperti asma," ujarnya.

Penelitian menambahkan, penurunan tingkat polusi di daerah dengan kualitas udara yang buruk dapat mengurangi jumlah anak yang menderita penyakit asma.
 
Sedangkan anak-anak dari latar belakang yang lebih kaya dan mereka yang orang tuanya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi cenderung tidak mengalami kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Corona Tak Bisa untuk Bocah, Epidemiolog: Kemanannya Dipertanyakan

Vaksin Corona Tak Bisa untuk Bocah, Epidemiolog: Kemanannya Dipertanyakan

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:49 WIB

Ahli: Risiko Kecelakaan Lebih Tinggi daripada Covid-19 pada Anak, Benarkah?

Ahli: Risiko Kecelakaan Lebih Tinggi daripada Covid-19 pada Anak, Benarkah?

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 11:40 WIB

Waspada, Virus Corona Bisa Bertahan di Hidung Anak Berminggu-minggu!

Waspada, Virus Corona Bisa Bertahan di Hidung Anak Berminggu-minggu!

Health | Senin, 31 Agustus 2020 | 09:29 WIB

Terkini

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB