Minum Susu Itu Penting, Tapi Jangan Sampai Kelebihan ya! Ini Dampaknya

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 02 September 2020 | 10:32 WIB
Minum Susu Itu Penting, Tapi Jangan Sampai Kelebihan ya! Ini Dampaknya
Ilustrasi lelaki minum susu (Shutterstock)

Suara.com - Susu mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh, tidak hanya kalsium, tetapi juga protein, vitamin B12, dan riboflavin. Inilah sebabnya mengonsumsi susu sangat direkomendasikan oleh ahli gizi.

Namun, terlalu banyak mengonsumsi susu bisa membahayakan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan terlalu banyak minum susu dapat meningkatkan risiko terkena jenis kanker tertentu.

Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, orang yang berusia di atas 9 tahun dapat minum tiga cangkir susu per hari.

Dilansir The Health Site, berikut empat efek samping minum susu lebih banyak dari yang butuhkan tubuh:

Masalah gastrointestinal

Susu dapat membantu Anda merasa kenyang, tetapi jika terlalu banyak susu dapat menganggu pencernaan dan menyebabkan masalah gastrointestinal.

Terlalu banyak susu dapat membuat Anda merasa kembung, mual, atau tidak nyaman.

Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]
Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]

Sindrom 'usus bocor'

Apabila tubuh tidak cosok dengan susu, akibatnya bisa mengalami sindrom 'usus bocor', yang dapat menyebabkan kelelahan kronis dan tubuh lesu.

Sindrom ini terjadi ketika bakteri dan racun dari saluran pencernaan memasuki aliran darah lewat celah dinding usus.

Terkadang protein beta-kasein A1 yang ditemukan dalam susu dapat menyebabkan peradangan bersama dengan lapisan usus dan mengganggu keseimbangan mikroba.

Itulah alasan mengapa varian susu A2 direkomendasikan untuk orang yang menderita alergi susu.

Jerawat

Jika bercak merah atau ruam muncul terlalu sering di wajah, periksa berapa banyak susu yang Anda konsumsi setiap hari. Bahan kimia tertentu yang ada dalam susu dapat menyebabkan peradangan.

Beberapa ahli juga mengatakan mengonsumsi susu penuh lemak dan utuh dapat meningkatkan masalah kulit dan jerawat. Jerawat karena asupan susu yang berlebihan mungkin lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Tulang rapuh dan kepadatan berkurang

Kalsium dalam susu baik untuk membangun tulang yang lebih kuat, tapi memiliki kalsium yang lebih dari jumlah yang dibutuhkan sebenarnya dapat menyebabkan tulang rapuh dan kepadatan berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Promo Harga Diskon Hari Ini: Minyak Goreng, Beras, Susu dan Banyak Lagi

Promo Harga Diskon Hari Ini: Minyak Goreng, Beras, Susu dan Banyak Lagi

Lifestyle | Rabu, 02 September 2020 | 09:53 WIB

Studi: Susu Kedelai Dinilai Jadi Susu Nabati Terbaik!

Studi: Susu Kedelai Dinilai Jadi Susu Nabati Terbaik!

Health | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 11:39 WIB

Produk Susu Rendah Lemak Disebut Bisa Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Produk Susu Rendah Lemak Disebut Bisa Mengontrol Tekanan Darah Tinggi

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB