Update Covid-19 Global: Inggris Akan Lockdown Semua Wilayah

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 09 September 2020 | 09:38 WIB
Update Covid-19 Global: Inggris Akan Lockdown Semua Wilayah
Ilustrasi Lockdown. (Shutterstock)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukkan kasus harian yang terus bertambah di Inggris. Hal ini pun membuat Inggris memutuskan untuk lockdown semua wilayahnya. Penambahan kasus infeksi Covid-19 yang terus melonjak selama beberapa hari terakhir, membuat Perdana Menteri Boris Johnson memutuskan akan memberlakukan lockdown mulai 14 September.

Dikutip dari Channel News Asia, kelompok yang terdiri lebih dari enam orang akan dilarang bertemu dan didenda jika tidak mematuhi aturan, kata Johnson. Sebelumnya, batasan jumlah orang yang bisa berkumpul di Inggris adalah 30 orang.

"Kita perlu bertindak sekarang untuk menghentikan penyebaran virus. Jadi kami menyederhanakan dan memperkuat aturan tentang kontak sosial," kata Johnson.

Aturan baru itu tidak akan berlaku di tempat kerja atau sekolah, dan akan ada pengecualian untuk pernikahan, pemakaman, dan beberapa olahraga tim yang terorganisir. Namun kebijakan itu dikritik sebagai langkah mundur dalam pemulihan Inggris dari pandemi yang menyebabkan lebih banyak kematian dan kerusakan ekonomi daripada yang terjadi di negara-negara lain di Eropa. Hal itu memicu kecaman luas terhadap kepemimpinan Johnson.

Inggris merasa lonjakan infeksi terus meningkat tajam sejak Agustus, dengan rata-rata di atas 1.000 kasus per hari. Penularan paling tinggi diduga terjadi di antara anak muda. Hingga kini jumlah kasus terkonfirmasi di sana mencapai 352.560, bertambah 2.460 infeksi baru dalam satu hari kemarin, Selasa (8/9).

Jumlah ini hanya beda tipis dengan penambahan kasus harian di Indonesia pada tanggal yang sama. Tercatat ada 2.306 infeksi baru kemarin yang membuat total kasus Covid-19 di Indonesia tembus 200.035 orang.

Namun, alih-alih melakukan lockdown seperti Inggris, Satgas Penanganan Covid-19 Indonesia menegaskan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Menurut jubir Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, jika 75 persen penduduk di Indonesia patuh menggunakan masker, maka laju penambahan infeksi baru Covid-19 bisa menurun.

"Agar kita melindungi, jangan sampai droplet yang keluar dari diri kita sendiri atau dari orang lain mengenai pihak lainnya. Jika lebih dari 75 persen penduduk patuh menggunakan masker, maka Covid-19 dapat turun secara drastis," kata Wiku dalam jumpa pers di Kantor Presiden yang disiarkan secara virtual, Selasa (8/9/2020).

Indonesia juga menjadi negara dengan angka kematian akibat Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara dengan total 8.230 jiwa. Sementara total pasien yang dinyatakan pulih mencapai 142.958 orang.

baca juga

Secara global, Covid-19 telah menginfeksi 27.728.642 orang di 215 negara. Dengan angka kematian sebanyak 901.629 jiwa dan dinyatakan sembuh 19.820.162 orang. Data itu dikutip dari situs worldometers.info pada Rabu, 9 September 2020 pukul 08.45 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Terkini! Update Daerah Positif Corona Terbanyak di Indonesia

Kabar Terkini! Update Daerah Positif Corona Terbanyak di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2020 | 16:17 WIB

Australia Perpanjang Lockdown di Melbourne Meski Kasus Covid-19 Turun

Australia Perpanjang Lockdown di Melbourne Meski Kasus Covid-19 Turun

News | Minggu, 06 September 2020 | 17:19 WIB

Update Corona Dunia: Ini 10 Negara dengan Angka Kematian Tertinggi di Asia

Update Corona Dunia: Ini 10 Negara dengan Angka Kematian Tertinggi di Asia

Health | Minggu, 06 September 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×