alexametrics

Menkes Sidak Kamar Isolasi dan Berita Populer Lainnya

Bimo Aria Fundrika
Menkes Sidak Kamar Isolasi dan Berita Populer Lainnya
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Lima berita terpopuler di kanal Health Suara.com.

Suara.com - Beberapa hari lalu sempat ramai kabar bahwa kapasitas rumah sakit untuk menangani pasien virus corona sudah terbatas. Tapi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut bahwa Jakarta tidak kekurangan kamar isolasi.

Sementara itu peneliti asal Colordo menyebut bahwa orang yang menderita asma tidak membuat Covid-19 parah. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal Health Suara.com. Berikut ini dua artikel lainnya.

1. Lakukan Sidak, Menkes Terawan Sebut Jakarta Tak Kekurangan Kamar Isolasi

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) didampingi jajarannya mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) didampingi jajarannya mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/5). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto memastikan DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19. Hal ini berdasarkan hasil sidak lapangan yang dilakukan oleh Terawan pada Minggu, 13 September 2020 kemarin.

Baca Juga: FEB Untan Lockdown, Seorang Dosen Positif Virus Corona

"Khusus untuk DKI Jakarta berdasarkan dari pengecekan langsung pengamatan dan juga sidak di lapangan per 13 September 2020, pukul 12 siang. Dapat kami sampaikan bahwa untuk DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19," ujar Menkes Terawan dalam saat konferensi pers di Sekretariat Presiden, Senin (14/9/2020). 

Baca selengkapnya

2. Peneliti Colorado: Menderita Asma Tidak Membuat Covid-19 Makin Parah

Steroid inhaler (Freepik)
Steroid inhaler (Freepik)

Pada masa awal pandemi virus corona Covid-19 terjadi, beberapa pakar menduga asma dapat memperburuk kondisi pasien yang terinfeksi.

Bahkan, dalam pedoman baru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pun tertulis bahwa penderita asma dapat mengalami Covid-19 parah apabila terinfeksi virus corona. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan hasil sebaliknya.

Baca Juga: Rumah Sakit di Depok Paling Penuh Diisi Pasien Positif Corona

Baca selengkapnya

3. Modal Internet, Gadis Ini Tahu Derita Kanker Meski Belum Didiagnosis Dokter

Kanker darah (Shutterstock)
Kanker darah (Shutterstock)

Internet memang menawarkan banyak informasi mengenai berbagai penyakit. Beberapa orang memanfaatkan informasi ini untuk mendiagnosis diri sendiri, meski untuk mendapat diagnosis yang benar tetap harus dilakukan dan dikonfirmasi oleh dokter.

Inilah yang dilakukan oleh seorang gadis bernama Amelia Johnson. Gadis 15 tahun ini mendiagnosis dirinya menderita kanker setelah ia mencocokan gejala-gejala yang dirasakannya dengan informasi di internet dalam perjalanannya ke rumah sakit.

Baca selengkapnya

4. Dokter Saraf: Pikun Pada Lansia Bukan Hal yang Normal

Orang tua, pikun (shutterstock)
Orang tua, pikun (shutterstock)

Pikun yang terjadi pada orang lanjut usia atau lansia kerap dianggap wajar dan lumrah.

Padahal menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PP PERDOSSI) DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K) pikun bukan kondisi alami atau normal dan merupakan sebuah tanda adanya masalah.

Baca selengkapnya

5. Kasus Covid-19 Meninggi, Dokter Takut Gelombang Kedua di Musim Dingin

ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Sebagian besar dokter di Inggris sangat mengkhawatirkan gelombang kedua virus corona akan terjadi pada musim dingin ini.

Sebuah survei yang dilakukan di tengah masa-masa kritis di negara tersebut menunjukkan 86 persen dari 8.000 lebih dokter dan mahasiwa kedokteran percaya puncak gelombang kedua Covid-19 kemungkinan terjadi dalam enam bulan ke depan.

Baca selengkapnya

Komentar