Meski di Luar Ruangan, Makan di Restoran Tetap Berisiko Tertular Corona

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 15 September 2020 | 19:15 WIB
Meski di Luar Ruangan, Makan di Restoran Tetap Berisiko Tertular Corona
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Suara.com - Pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jakarta melarang restoran dan tempat makan untuk bisa makan di tempat. Aktivitas tersebut dinilai berisiko menularkan virus corona karena berkumpul di suatu ruangan tertutup.

Ada juga yang beranggapan bahwa tidak masalah untuk makan di restoran asal di ruang terbuka. Tapi, anggapan itu juga ternyata keliru.

Dilansir dari Medical Daily, sbuah laporan baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menemukan bahwa makan di luar dikaitkan dengan peningkatan kasus positif Covid-19.

"Orang-orang dengan hasil tes SARS-CoV-2 positif kira-kira dua kali lebih mungkin dilaporkan makan di restoran daripada mereka yang hasil tes SARS-CoV-2 negatif."

Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)
Ilustrasi makan di restoran saat new normal. (Shutterstock)

Para peneliti membandingkan orang yang tidak memiliki Covid-19 dengan orang yang memilikinya. Mereka menemukan bahwa orang yang menderita Covid-19 dua kali lebih mungkin untuk makan di restoran dalam 2 minggu sebelumnya.

Dua minggu adalah angka yang signifikan karena diperlukan waktu hingga 14 hari untuk menunjukkan gejala setelah infeksi.

Mereka yang makan di restoran, tetapi tetap berada di teras percaya bahwa itu lebih aman, ini tetap bukan kabar baik. CDC mendefinisikan restoran sebagai "tempat duduk di dalam, teras, dan di luar ruangan".

Beberapa dari mereka yang tertular Covid-19 tahu tentang kontak dekat, tetapi yang lainnya tidak. Ketika para peneliti fokus pada kelompok terakhir ini, mereka menemukan orang-orang ini hampir 3 kali lebih mungkin pergi ke restoran dan 4 kali lebih mungkin pergi ke kedai kopi atau kafe.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa pajanan dan aktivitas di mana penggunaan masker dan jarak sosial sulit dipertahankan, termasuk pergi ke tempat-tempat yang menawarkan makan atau minum di tempat, mungkin menjadi faktor risiko penting untuk tertular COVID-19."

baca juga

Orang-orang yang diteliti di sini tidak ditanyai tentang perilaku mereka, seperti memakai masker.

Jadi, bahkan bagi orang yang masih berencana pergi ke restoran dan minum kopi, memilih jarak sosial, memakai masker, dan mempraktikkan kebersihan yang baik, tetap penting. Tapi, akan lebih baik jika makanan itu di makan di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Banyak Orang Positif Covid-19 Pernah Makan di Restoran saat Pandemi

CDC: Banyak Orang Positif Covid-19 Pernah Makan di Restoran saat Pandemi

Health | Senin, 14 September 2020 | 15:02 WIB

Restoran Kosong, Pelanggan Kaget saat Lihat Para Pegawai sedang Lakukan Ini

Restoran Kosong, Pelanggan Kaget saat Lihat Para Pegawai sedang Lakukan Ini

Lifestyle | Senin, 14 September 2020 | 08:45 WIB

CDC: Sebelum Sakit, Orang dengan Covid-19 Cenderung Makan di Restoran

CDC: Sebelum Sakit, Orang dengan Covid-19 Cenderung Makan di Restoran

Health | Minggu, 13 September 2020 | 16:34 WIB

Terkini

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:24 WIB

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×