alexametrics

Studi: Lansia Hadapi Pandemi Covid-19 Lebih Baik dari Anak Muda

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Studi: Lansia Hadapi Pandemi Covid-19 Lebih Baik dari Anak Muda
Ilustrasi lansia. (Sumber: Shutterstock)

Sebuah penelitian menemukan bahwa lansia justru menghadapi pandemi virus corona Covid-19 yang jauh lebih baik daripada orang dewasa muda.

Suara.com - Pandemi Covid-19 memengaruhi kehidupan semua orang dari segala usia, tak terkecuali lansia. Tapi, banyak anggapan bahwa lansia di Amerika justru menghadapai pandemi virus corona ini lebih baik dari orang dewasa muda.

Pasalnya, tidak ada anak remaja atau orang usia 20-an yang tumbuh dengan kepuasan dan kesenangan langsung dari media sosial.

Sedangkan, orang yang berusia 65 tahun ke atas sudah memiliki banyak pengalaman, khususnya dalam hal menunggu dan mentolelir kondisi pandemi sekarang yang butuh kesabaran.

Banyak orang usia 60-an ke atas mampu bertahan lebih baik di masa-masa sulit seperti sekarang, yang mana segala aktivitas fisik dan sosial seseorang serba dibatasi untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

Baca Juga: Makanan Sisa yang Dipanaskan Jadi Lebih Lezat, Kok Bisa?

Sebuah penelitian yang dilansir dari Washington Post telah melakukan survei dengan 25 pertanyaan yang diajukan pada orang usia 65 tahun ke atas dan dibagikan secara elektronik dengan teman atau anggota keluarganya.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Berdasarkan hasil lebih dari 200 orang yang menjawab pertanyaan itu, hampir setiap orang menggambarkan suasana hati yang umum dan sama setiap harinya.

Mereka memiliki kondisi yang lebih optimis menghadapi situasi sekarang, meskipun juga mengalami masalah kesehatan, memiliki banyak tanggung jawab dan merasa kesepian akibat jarak sosial.

Penelitian juga mencatat bahwa mayoritas orang di seluruh dunia menjadi lebih bahagian seiring bertambahnya usia. Hal ini mungkin terjadi karena mereka menerima perubahan hidup yang selalu terjadi setiap waktunya.

Selain itu, mereka juga memiliki rasa syukur lebih besar terhadap sisa hidupnya yang sudah tak lagi muda. Bahkan mereka jauh lebih menghargai setiap kebaikan yang diperoleh.

Baca Juga: Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

Saat Patrick Klaiber, seorang mahasiswa doktoral di University of British Columbia dan rekannya mengumpukan survei harian dari orang-orang usia 18 hingga 91 tahun selama pandemi virus corona Covid-19.

Komentar