Makanan Sisa yang Dipanaskan Jadi Lebih Lezat, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 21 September 2020 | 18:00 WIB
Makanan Sisa yang Dipanaskan Jadi Lebih Lezat, Kok Bisa?
Ilustrasi makanan. (Unsplash/Jeswin Thomas)

Suara.com - Kebanyakan orang senang menyimpan makanan sisa untuk dihangatkan dan dimakan kembali esok harinya, baik makanan yang terbuat dari sayur, daging, kari atau lainnya.

Bahkan ada beberapa orang yang merasa memanaskan makanan sisa untuk dimakan esok harinya justru lebih lezat daripada ketika makanan baru jadi.

Charles Spence, seorang ilmuwan makanan dan psikolog eksperimental di Universitas Oxford pun berusaha memahami lezatnya mengonsumsi sisa makanan.

Menurut Charles Spence, orang sering mengatakan bahwa makanan terasa lebih enak pada hari setelah pertama kali disiapkan atau esok harinya. Charles Spence pun mengakui bahwa kari lebih enak dikonsumsi ketika dipanaskan kembali esok harinya daripada ketika baru jadi.

"Hidangan yang terasa lebih enak saat dipanaskan kembali menjadi lembap (makanan tidak mengering atau terlalu basah). Biasanya, makanan ini sering kali mengandung berbagai bahan kompleks," jelas Charles Spence dikutip dari Mirror UK.

Ilustrasi Makanan (Pixabay/annhein)
Ilustrasi Makanan (Pixabay/annhein)

Charles Spence mengatakan rasa kari akan menyebar dengan rata ketika disimpan di dalam lemari es. Meskipun kari biasanya terbuat dari 20 atau 30 bumbu berbeda, tapi semua bumbu itu harus berbaur atau tercampur jadi satu.

Pada saat yang sama, semakin lama daging terendam dalam bumbu kari , maka rasanya semakin lezat dan matang daripada ketika pertama kali.

Bahkan Anda tak perlu khawatir daging pada kari mengeras ketika disimpan di dalam lemari es semalam. Karena, gelatin akan meleleh ketika dipanaskan sehingga daging akan lebih lembut di mulut.

"Banyak orang mungkin pernah mendengar tentang cemilan keripik yang dimasak 3 kali untuk hidangan tertentu dan cara kerjanya pun sama," ujarnya.

Sisa lasagna bisa dimasak atau dipanaskan sebanyak 3 kali. Pertama, masak perlahan daging setelah matang, lalu dipanggang atau dimasak kedua kalinya. Sebelum kahirnya, daging dipanaskan kembali untuk ketiga kali.

Charles Spence juga telah melakukan survei mengenai pendapat orang-orang di Inggris tentang makanan sisa. Hasilnya, mereka merasa masakah terasa jauh lebih enak ketika disimpan dan dipanaskan kembali esok harinya.

Karena itu, tak heran bila orang senang menyimpan makanan-makanan tertentu dan tetap mengonsumsinya lagi di kemudian hari, seperti menyimpan, pizza, spaghetti bolognese, casserole dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Kenapa Ada Makanan yang Semakin Enak Saat Dipanaskan Ulang

Alasan Kenapa Ada Makanan yang Semakin Enak Saat Dipanaskan Ulang

Lifestyle | Senin, 21 September 2020 | 15:40 WIB

Resep dan Cara Membuat Salad Buah yang Praktis dan Lezat di Rumah

Resep dan Cara Membuat Salad Buah yang Praktis dan Lezat di Rumah

Lifestyle | Senin, 21 September 2020 | 11:14 WIB

Bak Restoran, Pengantin Ini Minta Tamu Beri Hadiah Mahal demi Makan Enak

Bak Restoran, Pengantin Ini Minta Tamu Beri Hadiah Mahal demi Makan Enak

Lifestyle | Minggu, 20 September 2020 | 15:21 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB