Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 22 September 2020 | 13:21 WIB
Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19
Makan di restoran.

Suara.com - Pakar imunologi dan penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr. Anthony Fauci menyebut setidaknya ada tiga tempat spesifik yang memiliki risiko tertinggi penyebaran Covid-19. Hal ini dinyatakan oleh Fauci di MSNBC All In pada 17 September.

"Tepat ketika sebagian besar negara bagian telah membuka kembali wilayahnya maka sebagian besar bisnis juga dibuka," kata Anthony Fauci, seperti yang dikutip dari Health

"Ini menunjukkan kemungkinan berbagai jenis tempat yang berisiko meningkatkan penularan yang lebih tinggi” imbuhnya.  

Melansir dari Health, berikut adalah beberapa tempat bisnis yang berisiko tinggi menularkan virus corona Covid-19, antara lain:

1. Gym atau Tempat Fitness

Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyatakan bahwa 7,8 persen orang yang dites positif mengaku telah ke gym dalam dua minggu terakhir. Dokter Fauci menjelaskan bahwa orang cenderung mengeluarkan napas berat di gym, sehingga menyebarkan lebih banyak tetesan napas yang berpotensi mengontaminasi permukaan. 

Selain itu, peralatan di gym juga digunakan bersama di mana dapat menampung kuman. Beberapa gym memang menganjurkan penggunanya untuk memakai masker saat berolahraga, tetapi saat berkeringat dan bernapas berat membuat orang ingin melepaskan masker.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

2. Bar

CDC mengatakan 8,5 persen orang yang hasil tesnya positif Covid-19 mengaku pernah ke bar dalam dua minggu sebelum diagnosis.

"Anda harus berhati-hati di bar, ini merupkan tempat yang signifikan dalam penyebaran infeksi, tidak bisa diragukan lagi," kata Dr. Fauci.

3. Restoran Indoor

Laporan CDC menemukan bahwa 40,9 persen orang yang didiagnosis dengan Covid-19 mengaku sempat makan malam di restoran dalam dua minggu terakhir. "Ketika Anda mengunjungi restoran indoor, ruangan tertutup ini meninkatkan risiko infeksi," kata Dr. Fauci.

Menurut Carol A. Winner, MPH, pendiri Give Space, risiko tingkat tinggi di restoran tertutup disebabkan karena saat makan, seseorang akan sering membuka masker.  

Ilustrasi menunggu pesanan makanan di restoran. (Shutterstock)
Ilustrasi makan di restoran. (Shutterstock)


"Penyebab paling jelas adalah karena saat makan dan minum maka kita akan melepaskan masker. Hal ini dapat memudahkan penyebaran Covid-19 apalagi dalam ruangan yang sirkulasi udaranya melalui sistem ventilasi," kata Winner. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Nunung Srimulat Usai Positif COVID-19

Kondisi Terkini Nunung Srimulat Usai Positif COVID-19

Entertainment | Selasa, 22 September 2020 | 12:46 WIB

Terapkan Jaga Jarak di Posko Banjir, DKI Siapkan Tempat Dua Kali Lipat

Terapkan Jaga Jarak di Posko Banjir, DKI Siapkan Tempat Dua Kali Lipat

News | Selasa, 22 September 2020 | 12:46 WIB

Isolasi Covid-19, Hilangkan Nyawa Ribuan Pasien Alzheimer

Isolasi Covid-19, Hilangkan Nyawa Ribuan Pasien Alzheimer

Tekno | Selasa, 22 September 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB