Studi Universitas Michigan: Pasien Covid-19 Berisiko Alami Kerusakan Ginjal

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 14:45 WIB
Studi Universitas Michigan: Pasien Covid-19 Berisiko Alami Kerusakan Ginjal
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Pasien Covid-19 parah berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan ginjal. Kekhawatiran ini dilaporkan dalam studi observasi yang dipimpin oleh para peneliti University of Michigan.

Melansir dari Medical Xpress, Jochen Reiser, MD, Ph.D., profesor di Ralph C Brown MD dan ketua Departemen Penyakit Dalam menyatakan bahwa pasien Covid-19 bisa mengalami  peningkatan tingkat reseptor urokinase terlarut (suPAR). SuPAR adalah protein patogen yang diturunkan dari kekebalan di mana memprediksi cedera ginjal.

"SuPAR adalah faktor sirkulasi yang kami lihat berkontribusi pada cedera ginjal pada ribuan pasien," kata Reiser. 

"Virus RNA seperti HIV dan SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19) menimbulkan respons suPAR dari sistem kekebalan bawaan yang menyebabkan peningkatan kadar suPAR darah. Jika ada respons suPAR hiperinflamasi, sel ginjal mungkin rusak," tambahnya. 

Penelitian ini telah diterbitkan secara online di Journal of American Society of Nephrology pada 22 September 2020. 

Tim peneliti menguji tingkat suPAR dari 352 peserta studi ketika mereka dirawat di rumah sakit karena infeksi Covid-19. Seperempat dari peserta mengalami cedera ginjal akut saat dirawat di rumah sakit dan tingkat suPAR median mereka 60 persen lebih tinggi dibandingkan dengan peserta lainnya.

Ilustrasi ginjal. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ginjal. (sumber: Shutterstock)

"Tentu saja, tingkat suPAR pada saat pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit akan memberikan parameter risiko yang penting sehubungan dengan pasien seperti yang memerlukan intubasi atau gagal ginjal," kata Salim Hayek MD, asisten profesor kardiologi di University of Michigan 

Menurut Hayek, setelah mengetahui hubungan epidemiologis suPAR dengan cedera ginjal akut (AKI) terkait Covid-19, peneliti harus mempelajari apakah suPAR adalah penyebab utama AKI terkait Covid-19. Dengan kata lain, ia mempertanyakan apakah AKI pada pasien Covid-19 dapat dicegah dengan menjaga kadar suPAR plasma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wacana Ubah Arti Kematian Akibat Covid-19: Gimana Jika Disebut Takdir Allah

Wacana Ubah Arti Kematian Akibat Covid-19: Gimana Jika Disebut Takdir Allah

News | Rabu, 23 September 2020 | 14:14 WIB

Batubara Miliki Mobil PCR Covid-19, Mampu Periksa 100 Sampel per Hari

Batubara Miliki Mobil PCR Covid-19, Mampu Periksa 100 Sampel per Hari

Sumut | Rabu, 23 September 2020 | 13:42 WIB

Studi Korsel: Punya Beban Virus Sama, OTG Bisa Semenular Pasien Bergejala

Studi Korsel: Punya Beban Virus Sama, OTG Bisa Semenular Pasien Bergejala

Health | Rabu, 23 September 2020 | 13:56 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB