Studi Prancis: Banyak Area Rumah Sakit Terkontaminasi Covid-19, Menularkah?

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 17:32 WIB
Studi Prancis: Banyak Area Rumah Sakit Terkontaminasi Covid-19, Menularkah?
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Kontaminasi virus corona Covid-19 bisa terjadi di berbagai area rumah sakit. Beberapa lokasi tersebut antara lain adalah toilet pasien, ruangan staf hingga area umum lain di rumah sakit. 

Melansir dari Medical Xpress, penelitian ini disusun oleh Dr. Gabriel Birgand dan rekannya dari University Hosptial Centre Nantes,  Prancis. Dalam penelitian ini, penulis meninjau bukti terkini tentang kontaminasi SARS-CoV-2 (virus corona penyabab Covid-19) di area rumah sakit. 

Dalam mengukur kontaminasinya, mereka menguji viral load atau beban virus dan ukuran partikel, faktor-faktor yang terkait dengan kontaminasi.

Hasil studi ini diambil dari berbagai penelitian, peneliti menemukan bahwa secara keseluruhan, sebanyak 27,5 persen sampel udara dari lingkungan dekat pasien memiliki kontaminasi SARS-CoV-2 RNA. Kontaminasi area dekat pasien tidak berbeda antara di ruangan ICU maupun di perawatan biasa. 

Sampel udara dari area berjarak kurang 1 meter dari pasien 1,5 persen udaranya terkontaminasi  SARS-CoV-2, sementara yang berjarak 1 hingga 5 meter tingkat kontaminasinya mencapai 6 persen.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Tingkat kontaminasi yang lebih tinggi ada pada toilet pasien yakni 9,5 persen, di area klinis 12, 4 persen, di area staf rumah sakit 34,1 persen, sementara di area publik mencapai 34,1 persen. 

Konsentrasi SARS-CoV-2 RNA rata-rata ditemukan 10 kali lebih tinggi di toilet pasien daripada di kamar pasien. Meskipun begitu, saat sampel udara diambil, kemungkinan virus hidup sangat kecil.

"Di rumah sakit, udara di dekat pasien Covid-19 sering terkontaminasi SARS-CoV-2 RNA, namun bukti infektivitasnya tidak begitu signifikan artinya kami mendeteksi RNA virus, tetapi hanya ada sedikit bukti virus yang dapat hidup," catat para peneliti. 

"Viral load yang tinggi ditemukan di toilet atau kamar mandi, ruangan staf dan lorong umum yang berarti di area ini orang perlu melakukan kepatuhan terhadap tindakan pembersihan dan menggunakan alat pelindung diri," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSKI Covid-19 Galang Penuh, BP Batam Gunakan Rusun Untuk Rawat Pasien

RSKI Covid-19 Galang Penuh, BP Batam Gunakan Rusun Untuk Rawat Pasien

Batam | Rabu, 23 September 2020 | 16:26 WIB

Covid-19 Bisa Dikalahkan, Warga Wuhan Kini Sudah Bisa Clubbing

Covid-19 Bisa Dikalahkan, Warga Wuhan Kini Sudah Bisa Clubbing

News | Rabu, 23 September 2020 | 16:05 WIB

Indonesia Belum Yakin Dapat Izin Umrah Dari Otoritas Arab Saudi

Indonesia Belum Yakin Dapat Izin Umrah Dari Otoritas Arab Saudi

News | Rabu, 23 September 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB