Sarapan Susu, Solusi Mudah Kontrol Gula Darah Seharian

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 26 September 2020 | 18:45 WIB
Sarapan Susu, Solusi Mudah Kontrol Gula Darah Seharian
Ilustrasi susu. (Pixabay)

Suara.com - Pada pasien diabetes, kondisi yang harus dipertahankan adalah mengendalikan gula darah. Oleh karena itu, asupan makanan cukup berpengaruh bagi mereka. 

Melansir dari Times of India, susu menjadi salah satu minuman yang berkontribusi untuk menjaga kadar gula darah. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Dairy Science pada 2018 mengungkapkan bahwa mengonsumsi susu saat sarapan menurunkan glukosa darah sepanjang hari.

Para peneliti melakukan penelitian untuk menguji efek minum susu berprotein tinggi saat sarapan terhadap kadar glukosa darah dan rasa kenyang setelah sarapan hingga makan siang. 

Mereka mengamati bahwa susu yang dikonsumsi dengan sereal sarapan menurunkan konsentrasi glukosa darah postprandial dibandingkan dengan air. Di sisi lain, konsentrasi protein susu yang tinggi menurunkan konsentrasi glukosa darah postprandial dibandingkan dengan konsentrasi protein susu normal. 

Dalam studi ganda, tim peneliti dengan cermat meneliti efek peningkatan konsentrasi protein. Mereka juga mengamati peningkatan proporsi protein whey dalam susu saat dikonsumsi dengan semangkuk sereal sarapan tinggi karbohidrat terhadap glukosa darah, tingkat kenyang, dan pola makan sepanjang hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencernaan protein whey dan kasein yang secara alami ada dalam susu melepaskan hormon lambung yang menunda proses pencernaan. Ini secara otomatis akan meningkatkan rasa kenyang.

Studi tersebut mengungkapkan minum susu dengan makanan tinggi karbohidrat di pagi hari disebut bisa mengurangi glukosa darah bahkan setelah makan siang.

Penelitian ini menegaskan pentingnya susu pada waktu sarapan bagi pasien diabetes. Susu membantu memperlambat pencernaan karbohidrat  dan memudahkan pengaturan kadar gula darah sepanjang hari.

Segala jenis susu bermanfaat bagi pasien diabetes karena kaya akan nutrisi.  Susu murni, susu skim, dan alternatif susu lainnya seperti almond dan susu kedelai dianggap baik untuk penderita diabetes namun Anda perlu menghindari menambahkan gula ke susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 17:15 WIB

Dibanding Double Espresso, Kopi Susu Lebih Ramah untuk Lambung

Dibanding Double Espresso, Kopi Susu Lebih Ramah untuk Lambung

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 14:33 WIB

Bikin Gagal Paham, Viral Video Tutorial Menanak Nasi Pakai Susu

Bikin Gagal Paham, Viral Video Tutorial Menanak Nasi Pakai Susu

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB