Bahaya, Pria Ini Meninggal Usai Makan Permen Licorice Hitam Setiap Hari

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 28 September 2020 | 17:16 WIB
Bahaya, Pria Ini Meninggal Usai Makan Permen Licorice Hitam Setiap Hari
Permen licorice hitam. (Pixabay)

Suara.com - Seorang pria berusia 54 tahun asal Massachusetts meninggal setelah terlalu banyak makan black liquorice atau licorice hitam. Ia memiliki kebiasaan makan sekitar satu setengah kantong akar manis hitam setiap harinya.

Menurut laporan yang diterbitkan Rabu (23 September) di The New England Journal of Medicine, pria tersebut sedang berada di sebuah restoran cepat saji ketika dia tiba-tiba tersengal, mulai gemetar dan kehilangan kesadaran.

Dilansir dari Live Science, tenaga medis setempat menemukan bahwa pria itu mengalami fibrilasi ventrikel, masalah irama jantung yang mengancam jiwa.

Setelah ditelusuri, pihak keluarga mengungkap bahwa beberapa minggu sebelumnya, pria itu telah beralih dari makan permen rasa buah merah menjadi permen licorice hitam.

Menurut Food and Drug Administration (FDA), licorice hitam sering mengandung senyawa yang disebut glycyrrhizin. Mengonsumsi terlalu banyak akar licorice atau makanan yang mengandung licorice bisa berbahaya karena glycyrrhizin dapat menyebabkan hipokalemia, di mana kadar kalium seseorang dalam darah menjadi sangat rendah.

Hal ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan irama jantung yang tidak normal.

"Kami diberitahu bahwa pasien ini memiliki pola makan yang buruk dan makan banyak permen. Mungkinkah penyakitnya berhubungan dengan konsumsi permen?" Kata Dr Elazer R Edelman, dikutip dari BBC.

Dia mengatakan penelitian telah menunjukkan bahan aktif dalam akar manis itu dapat menyebabkan hipertensi, hipokalemia, alkalosis metabolik, aritmia yang fatal, dan gagal ginjal. Kesemuanya terlihat pada kasus pasien ini.

Dokter lain, Dr Andrew L Lundquist, setuju dalam laporan tersebut bahwa akar manis adalah penyebabnya.

Dia menulis, "Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan perubahan baru-baru ini pada permen yang mengandung licorice sebagai kemungkinan penyebab hipokalemia."

Meskipun kematian adalah "kasus ekstrim," makan hanya 2 ons licorice hitam sehari selama dua minggu dapat menyebabkan masalah irama jantung, terutama untuk orang yang berusia 40 tahun ke atas.

Live Science sebelumnya pada 2019, memuat laporan adanya kasus seorang pria 84 tahun di Kanada yang punya kebiasaan minum beberapa gelas teh licorice buatan sendiri sehari yang menyebabkan tekanan darahnya melonjak ke tingkat yang berbahaya.

Licorice sendiri merupakan nama lain dari akar manis. Tanaman akar manis ini merupaka sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia. 

Rasa akar manis akan bervariasi jika dibuat dalam bentuk permen. Di Inggris, terdapat produk permen terkenal yaitu Liquorice allsorts (permen licorice khas Inggris). Licorice juga umum digunakan dalam komposisi minuman ringan seperti root beer dan teh-teh herbal yang bercita rasa manis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlalu Banyak Makan Permen, Jantung Orang Ini Berhenti

Terlalu Banyak Makan Permen, Jantung Orang Ini Berhenti

News | Kamis, 24 September 2020 | 16:58 WIB

Peneliti China Temukan Senyawa Akar Manis Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Peneliti China Temukan Senyawa Akar Manis Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 13:43 WIB

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Bermasalah, Studi Klorokuin untuk Covid-19 Dihentikan Lebih Awal di Brasil

Health | Selasa, 14 April 2020 | 11:34 WIB

Bukan Serangan Jantung, Seleb Doc Duga Ashraf Sinclair Meninggal karena Ini

Bukan Serangan Jantung, Seleb Doc Duga Ashraf Sinclair Meninggal karena Ini

Health | Sabtu, 29 Februari 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB