FDA Sebut Tambalan Gigi Bisa Picu Masalah Kesehatan, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:54 WIB
FDA Sebut Tambalan Gigi Bisa Picu Masalah Kesehatan, Ini Alasannya!
Ilustrasi gigi. (Pixabay/Peter Kasprzyk)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS) memeringatkan bahwa tambalan gigi perak yang dikenal sebagai amalgam gigi bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi beberapa kelompok berisiko tinggi.

FDA telah memberikan penjelaskan bahwa tambalan gigi bisa menyebabkan masalah kesehatan bagi orang yang memiliki hipersensitivitas terhadap merkuri.

Tambalan amalgam gigi adalah campuran perak, timah, tembaga dan merkuri. FDA dan American Dental Association (ADA) telah mengatakan bahan tersebut aman. Tapi, rekomendasi FDA yang diperbarui mengatakan amalgam gigi aman hanya untuk sebagian besar orang, tetapi ada beberapa yang harus menghindari bahan tersebut, termasuk wanita hamil, sedang berencana hamil dan menyusui.

Bahkan anak-anak di bawah usia 6 tahun dan orang yang memiliki masalah ginjal, masalah neurologis dan multiple sclerosis juga harus menghindari bahan tersebut.

Ilustrasi dokter gigi, sakit gigi, perawatan gigi, gigi (Pixabay/jarmoluk)
Ilustrasi dokter gigi, sakit gigi, perawatan gigi, gigi (Pixabay/jarmoluk)

Amalgam gigi banyak digunakan karena kuat, tahan lama dan lebih murah dibandingkan bahan tambalan gigi lainnya. Tapi, lama kelamaan bahan ini bisa melepaskan sedikit uap merkuri.

Jumlah uap yang dilepaskan pun tergantung pada seberapa banyak orang mengertakkan gigi dan lamanya usia tambalan tersebut.

"Meskipun sebagian besar bukti menunjukkan paparan merkuri dari amalgam gigi tidak menyebabkan efek kesehatan negatif pada populasi umum," kata FDA dikutip dari BBC.

Bagi orang yang masuk dalam kategori rentan, FDA menyarankan dokter gigi menggunakan alternatif, seperti resin untuk menambal gigi.

FDA tidak merekomendasikan orang melepas atau mengganti tambalan gigi yang kondisinya baik, karena pencabutan bisa meningkatkan paparan uap merkuri dan merusak struktur gigi sehat.

Setelah panduan FDA diperbarui, American Dental Association mengatakan bahwa amalgam gigi adalah pilihan penambalan gigi yang tahan lama, aman dan efektif.

"Tidak ada bukti ilmiah baru yang dikutip sebagai bagian dari rekomendasi FDA," kata ADA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Kosmetik Bermerkuri, Waspadai Steroid dan Hidrokuinon

Setelah Kosmetik Bermerkuri, Waspadai Steroid dan Hidrokuinon

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 14:28 WIB

Perhatikan! Ini Nama Bahan Berbahaya yang Biasa Terkandung dalam Kosmetik

Perhatikan! Ini Nama Bahan Berbahaya yang Biasa Terkandung dalam Kosmetik

Jakarta | Rabu, 09 September 2020 | 14:03 WIB

Ini Nama-nama Bahan Berbahaya yang Sering Ada dalam Kosmetik!

Ini Nama-nama Bahan Berbahaya yang Sering Ada dalam Kosmetik!

Health | Rabu, 09 September 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB