Staf Gedung Putih: Donald Trump Harus Lewati Masa Kritis 48 Jam ke Depan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 04 Oktober 2020 | 12:10 WIB
Staf Gedung Putih: Donald Trump Harus Lewati Masa Kritis 48 Jam ke Depan
Presiden AS Donald Trump mengacungkan jempol saat ia turun dari Air Force One setibanya di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [MANDEL NGAN / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mengalami masa mengkhawatirkan dan harus bertarung selama 48 jam ke depan dalam hal penanganan perawatan setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala staf Gedung Putih Mark Meadows Sabtu (3/10).

Pernyataan tersebut sangat berbeda dengan pernyataan yang sempat dilontarkan dokter Trump yang susah payah tidak mengungkapkan bahwa presiden Trump harus menerima oksigen tambahan di Gedung Putih sebelum akhirnya diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit.

Lewat akun Twitter pribadi, Donald Trump pada Jumat (2/10) mengatakan dia dan istrinya Melania telah dinyatakan positif Covid-19.

Pengumuman Donald Trump positif corona
Pengumuman Donald Trump positif corona

Gedung Putih menyampaikan, dia diberi perawatan eksperimental yang dirancang untuk memerangi virus serta serangkaian kecil perawatan, termasuk pemberian aspirin dan Vitamin D.

Trump yang sudah berusia 74 tahun itu mengalami demam ringan, kata sebuah sumber, dan dibawa ke rumah sakit militer Walter Reed selama beberapa hari sebagai tindakan pencegahan. Jenis kelamin, usia, dan berat badan Trump membuatnya lebih rentan terhadap risiko Covid-19 yang lebih parah. 

Para ahli juga menyebutkan, Trump memiliki faktor risiko sekitar 4 persen untuk meninggal dunia. Trump harus dipindahkan ke rumah sakit jika kondisinya memburuk, misalnya jika dia mengalami masalah pernapasan. 

Menurut Direktur epidemiologi rumah sakit di Cedars-Sinai Medical Center di Los Angeles Dr. Jonathan Grein, pasien Covid-19 biasanya akan mengalami gejala selama beberapa minggu.

"Tidak jarang pasien mengalami gejala selama beberapa minggu. Beberapa dapat menjadi lebih buruk hingga minggu kedua penyakitnya," kata Grein dalam sebuah wawancara telepon, dikutip dari Channel News Asia.

baca juga

Untuk pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19, FDA telah memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk dua perawatan yaitu Veklury yang juga dikenal sebagai remdesivir, obat antivirus intravena yang dijual oleh Gilead Sciences, yang telah terbukti mempersingkat masa inap di rumah sakit.

Juga plasma pemulihan, yang berasal dari darah orang yang selamat dari penyakit dan membawa antibodi yang dapat membantu pasien melawan Covid-19.

Rumah sakit juga biasanya menggunakan steroid deksametason generik, yang ditunjukkan dalam penelitian untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien yang dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis yang membutuhkan oksigen ekstra. 

Tetapi steroid tidak boleh digunakan pada orang dengan penyakit ringan karena dapat membatasi kemampuan tubuh sendiri untuk melawan virus, menurut pedoman dari Infectious Disease Society of America.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjidil Haram Sambut Jamaah Umroh Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Masjidil Haram Sambut Jamaah Umroh Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:51 WIB

Vaksin Covid Akan Didatangkan dari China, Maruf Amin: Tak Halal Tak Masalah

Vaksin Covid Akan Didatangkan dari China, Maruf Amin: Tak Halal Tak Masalah

News | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:56 WIB

RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!

RK Dituduh Hoaks Gegara Vacutainer, Coba Ketahui Dulu Bentuk dan Fungsinya!

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 11:03 WIB

Terkini

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

DPR Desak Polisi Ungkap Dalang di Balik Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Formula dan Kemasan Baru, Intip Kandungan Bedak Tabur Fanbo Acne Rescue

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 16:29 WIB

×