Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Penyakit Misterius, Ini Kata CDC

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 06 Oktober 2020 | 17:00 WIB
Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Penyakit Misterius, Ini Kata CDC
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sebuah laporan baru menemukan jenis penyakit baru terkait virus corona Covid-19 yang menyerang anak-anak dan orang dewasa.

Laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), memperingatkan bahwa sindrom inflamasi multisistem (MIS-A) bisa berakibat fatal pada orang dewasa.

MIS-A pertama kali diidentifikasi menyerang anak-anak pada April 2020 yang menyebabkan peradangan pada beberapa organ tubuh.

Ada beberapa gejala utama kondisi ini, termasuk demam lebih dari 5 hari, ruam, kelenjar bengkak di leher, bibir kering, pecah-pecah, jari tangan atau kaki merah, mata merah dan diare.

Penelitian telah menunjukkan bahwa MIS-A terkait dengan virus corona Covid-19. Karena, banyak pasien positif virus corona Covid-19 memiliki antibodi yang melawannya dan menunjukkan adanya infeksi baru-baru ini.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Kini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah mengidentifikasi 27 kasus MIS-A pada orang dewasa usia 21 hingga 50 tahun.

Dalam laporan tersebut, penelitian yang dipimpin oleh Dr Sapna Bamrah Morris, mengatakan 27 pasien memiliki gejala kardiovaskular, gastrointestinal, dermatologis dan neurologis tanpa penyakit pernapasan parah.

Pada waktu bersamaan, 27 pasien itu juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19. Lalu, peneliti menyoroti sindrom inflamasi multisistem pada puluhan pasien tersebut.

"Laporan pasien ini menyoroti penyakit yang dikenal sebagai sindrom inflamasi multisistem pada orang dewasa (MIS-A), heterogenitas tanda dan gejala klinis serta pengujian antibodi yang mengidentifikasi kasus serupa pada orang dewasa," jelas Dr Sapna dikutip dari Mirror UK.

baca juga

Berdasarkan temuan itu, para peneliti menyerukan penelitian lebih lanjut tentang MIS-A. Peneliti mungkin perlu melakukan pengujian virus corona, termasuk pengujian antibodi untuk mengenali dan merawat orang dewasa dengan MIS-A.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami patogenesis dan efek jangka panjang dari kodisi ini. Pada akhirnya, memperkuat upaya pencegahan mungkin bisa membantu membatasi penyebaran virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi, 4 Makanan Ini Bisa Memicu Peradangan dalam Tubuh

Kurangi, 4 Makanan Ini Bisa Memicu Peradangan dalam Tubuh

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 15:43 WIB

Ahli Amerika Tegaskan Virus Corona Tidak Menyebar Lewat Gagang Pintu

Ahli Amerika Tegaskan Virus Corona Tidak Menyebar Lewat Gagang Pintu

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 11:16 WIB

Pandemi Virus Corona Picu OCD, Kenali 5 Jenis yang Paling Umum

Pandemi Virus Corona Picu OCD, Kenali 5 Jenis yang Paling Umum

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×