CDC: Semakin Tinggi BMI, Semakin Besar Pula Risiko Terinfeksi Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:08 WIB
CDC: Semakin Tinggi BMI, Semakin Besar Pula Risiko Terinfeksi Virus Corona
ILUSTRASI. Timbangan berat badan, kelebihan berat badan, obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Hubungan antara kelebihan berat badan dan virus corona Covid-19 yang parah semakin kuat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS mengatakan orang kelebihan berat badan tidak hanya obesitas, tapi juga berisiko menderita penyakit serius lain.

Apalagi, sekitar 2 pertiga orang Amerika Serikat memiliki masalah kelebihan berat badan. Hampir 40 persen orang dewasa Amerika mengalami obesitas.

Menurut CDC, orang gemuk cenderung jatuh sakit akibat virus corona Covid-19 dan menjalani perawatan intensif. Bahkan risiko kematian mereka semakin tinggi seiring meningkatnya indeks massa tubuh (BMI).

Dokter menentukan orang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan dengan memperhitungkan tinggi dan berat badan.

Orang dikategorikan mengalami kelebihan berat badan jika memiliki BMI 25 hingga 30. Sedangkan, orang yang dikategorikan mengalami obesitas bila memiliki BMI 30 atau lebih tinggi.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Misalnya dilansir dari Times of India, seorang pria dengan tinggi 5 kaki 11 inci dan berat badan 90 kg akan dianggap kelebihan berat badan. Sama seperti Donald Trump, presiden Amerika Serikat yang masuk kategori kelebihan berat badan.

Donald Trump dirawat di rumah sakit dengan obat-obatan termasuk deksametason anti-inflamasi, antiviral remdesivir Gilead Science Inc., dan koktail antibodi eksperimental Regeneron Pharmaceuticals Inc.

Barry Popkin, seorang profesor nutrisi di UNC Glings School of Global Public Health, mengatakan perubahan metabolisme terkait kelebihan berat badan bisa mengurangi kemampuan sistem kekebalan melawan penyakit.

Selain meningkatkan risiko infeksi virus corona Covid-19. Obesitas juga bisa berdampak pada kapasitas paru-paru yang berkurang dan sleep apnea.

baca juga

Sebuah studi yang ditemukan Popkin juga menemukan hubungan yang kuat antara masalah kelebihan berat badan atau obesitas dan risiko rawat inap serta perawatan ICU akibat virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Belgia: Virus Corona Covid-19 Bisa Menular ke Hewan Liar

Studi Belgia: Virus Corona Covid-19 Bisa Menular ke Hewan Liar

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:16 WIB

Studi Chicago: Kabut Otak akibat Virus Corona Bisa Indikasi PTSD

Studi Chicago: Kabut Otak akibat Virus Corona Bisa Indikasi PTSD

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:51 WIB

Sebelum Batuk, Ini 4 Gejala Virus Corona yang Muncul Pertama Kali!

Sebelum Batuk, Ini 4 Gejala Virus Corona yang Muncul Pertama Kali!

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 19:45 WIB

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

×