Bisa Sebabkan Infeksi, Singkirkan 5 Barang Ini dari Kamar Mandi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 08:00 WIB
Bisa Sebabkan Infeksi, Singkirkan 5 Barang Ini dari Kamar Mandi!
Ilustrasi kamar mandi (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar orang pasti berusaha menjalani kehidupan yang bebas sampah dan tidak mengumpulkan kotoran. Sayangnya, banyak barang-barang di rumah yang sebenarnya tidak diperlukan dan menyimpan bakteri tetapi tidak segera dibuang.

Bahkan barang-barang ini sering ada di kamar mandi, sehingga sering dipakai atau bersentuhan dengan tubuh. Berikut ini dilansir dari Health, 5 barang yang mestinya disingkirkan dari kamar mandi.

1. Loofah

Jiak Anda suka memakai loofah ( alat mandi berbahan alami mirip spons yang terdiri dari serat kasar untuk eksfoliasi), maka Anda harus menggantinya sebulan sekali.

Joshua Zeichner, direktur kosmetik dan penelitian klinis di dermatologi di Mount Sinai Hospital, New York City mengatakan loofah yang tidak diganti lama bisa menjadi tempat penumpukan bakteri dan jamur yang akhirnya berpindah ke permukaan kulit.

Ilustrasi kamar mandi (shutterstock)

2. Pasta gigi

Banyak orang mungkin tidak memerhatikan tanggal kadaluarsa pasta gigi yang digunakannya. Stacy Atnip, RDH pun menyarankan seseorang harus mengganti pasta gigi bisa terlihat berbeda, berbau dan terasa aneh ketika dipakai.

Umumnya, pasta gigi memiliki batas waktu penggunaan 12 hingga 8 bulan. Setelah rentang waktu itu, fluorida dalam pasta gigi mulai kehilangan kekuatannya dan bahan-bahan akan terpisah serta mengkristal. Akibatnya, rasa pasta gigi akan berubah.

3. Sabun batangan

baca juga

Sabun batangan yang belum dibuka bisa bertahan selama bertahun-tahun. Tapi, aturan ini tidak berlaku bila sabun batangan sudah terkena air.

Jika sabun terasa lembek atau berubah warna, mungkin sabun itu sudah terkontaminasi dan Anda harus membuangnya. Dr Zeichner, mengatakan seseorang bisa iritasi atau infeksi kulit bila tetap menggunakannya.

4. Sikat gigi

Seorang dokter gigi di Lowenberg menyarankan semua orang untuk membuang sikat giginya bila bulunya sudah usang dan rusak.

Biasanya sikat gigi hanya bisa digunakan dalam kurun waktu 3 bulan. Setelah rentang waktu itu, sikat gigi tidak akan efektif menghilangkan plak dari gigi dan gusi.

5. Strip pemutih gigi

Strip pemutih gigi biasanya bertahan selama setahun. Tapi, Anda bisa memperpanjang umum simpannya jika dimasukkan ke dalam lemari es.

Sayangnya, Anda tidak bisa melakukan hal yang sama jika sikat gigi sudah kadaluwarsa. Jika Anda tetap menggunakannya, khasiat strip pemutih gigi ini akan menurun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Pakai Odol? Ini 4 Cara Meredakan Gas Air Mata yang Efektif

Benarkah Pakai Odol? Ini 4 Cara Meredakan Gas Air Mata yang Efektif

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 20:35 WIB

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Jarang Sikat Gigi Bisa Picu Kanker Mulut, Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:27 WIB

Rekomendasi Gantungan Baju untuk Kamar Mandi Minimalis Anda

Rekomendasi Gantungan Baju untuk Kamar Mandi Minimalis Anda

Lifestyle | Senin, 28 September 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×