Vaksin Flu pada Anak Bisa Mengurangi Membludaknya Pasien Rawat Inap di RS

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 11 Oktober 2020 | 08:21 WIB
Vaksin Flu pada Anak Bisa Mengurangi Membludaknya Pasien Rawat Inap di RS
Ilustrasi anak sakit flu (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi dari American Academy of Pediatrics (APA) menunjukkan bahwa vaksinasi influenza berhasil mengurangi membludaknya pasien anak yang dirawat inap sebesar 40 persen dan kunjungan ke unit gawat darurat sebanyak 51 persen.

Hasil ini diketahui setelah APA menganalisis data vaksinasi tahun lalu yang disebut efektif dengan presentase 40 persen hingga 60 persen.

Analisis ini, yang dibagikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dibuat meski ada fakta bahw vaksin flu tahun lalu tidak sesuai dengan salah satu jenis virus yang menyebar di negara tersebut.

Dilansir Fox News, penelitian ini melibatkan data dari 1.792 anak usia enam bulan sampai 17 tahun yang dirawat di tujuh rumah sakit anak di AS. Dari pasien tersebut, 226 di antaranya positif influenza.

Dari jumlah positif, 47 persen dinyatakan positif influenza A (H3N2), 36 persen positif influenza A (H1N1) pdm09, 9 persen influenza A, dan tujuh persen influenza B.

Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Mereka juga mengamati 1944 kunjungan ke unit gawat darurat untuk anak-anak dengan usia yang sama dan menemukan 420 positif influenza, dengan 48 persen positif influenza A (H3N2), 35 persen influenza A (H1N1) pdm09, 11% persen influenza A, dan lima persen virus influenza B.

Para peneliti memperkirakan efektivitas vaksin dengan membandingkan kemungkinan vaksinasi di antara anak-anak yang positif dibanding negatif untuk virus influenza.

"Vaksinasi memberikan perlindungan terhadap influenza A (H1N1) pdm09 dan A (H3N2), meskipun ada peredaran virus antigenic drift (H3N2)," tulis APA.

Mereka melanjutkan bahwa vaksinasi flu tahunan adalah perlindungan terbaik terhadap influenza.

Influenza dapat menyebabkan penyakit ringan hingga berat yang dapat mengakibatkan rawat inap atau, bahkan, kematian.

Orang tua, anak kecil dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu dianggap berisiko tinggi mengalami komplikasi serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Polda Sumsel Divaksin Influenza, Ahli Mikrobiologi: Gejalanya Sama

Anggota Polda Sumsel Divaksin Influenza, Ahli Mikrobiologi: Gejalanya Sama

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2020 | 18:49 WIB

Pilkada Saat Pandemi, 500 Personil Polda Sumsel Disuntik Vaksin Influenza

Pilkada Saat Pandemi, 500 Personil Polda Sumsel Disuntik Vaksin Influenza

Sumsel | Rabu, 30 September 2020 | 20:33 WIB

Perhatian! WHO Ungkap Perbedaan dan Persamaan Covid-19 dan Influenza

Perhatian! WHO Ungkap Perbedaan dan Persamaan Covid-19 dan Influenza

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 15:00 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB