Amenorrhea, Masalah Menstruasi yang Sebaiknya Jangan Diabaikan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 13:41 WIB
Amenorrhea, Masalah Menstruasi yang Sebaiknya Jangan Diabaikan

Suara.com - Menstruasi pada wanita umumnya berlangsung tiap bulan dengan rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari. Namun terkadang, seorang wanita dapat mengalami ketiadaan menstruasi. Kondisi ini disebut amenorrhea.

Amenorrhea atau amenore dikenal sebagai tidak adanya perdarahan menstruasi. Dilansir dari Healthline, amenore bisa terjadi karena berbagai alasan. Penyebab tersering adalah kehamilan. Namun, amenore juga bisa disebabkan oleh berbagai faktor gaya hidup, termasuk berat badan dan tingkat olahraga.

Dalam beberapa kasus, ketidakseimbangan hormon atau masalah pada organ reproduksi mungkin menjadi penyebabnya.

Ada dua jenis amenore, yakni primer dan sekunder:

  • Amenore primer: Amenore primer adalah ketika seorang gadis remaja telah mencapai atau melewati usia 16 tahun dan masih belum mendapatkan menstruasi pertamanya. Kebanyakan anak perempuan mulai menstruasi antara usia 9 dan 18, tetapi 12 adalah usia rata-rata.
  • Amenore sekunder" ketika seorang wanita berhenti menstruasi setidaknya selama tiga bulan. Ini adalah bentuk amenore yang lebih umum.

Menstrual cup, cawan menstruasi [shutterstock]

Gejala Amenorrhea

Tanda utama amenore adalah tidak adanya periode menstruasi. Bergantung pada penyebab amenore, Anda mungkin mengalami tanda atau gejala lain bersamaan dengan tidak adanya menstruasi, seperti:

  • Keluarnya cairan dari puting susu
  • Rambut rontok
  • Sakit kepala
  • Visi berubah
  • Rambut wajah berlebih
  • Nyeri panggul
  • Jerawat

Kapan Perlu ke Dokter?

Dalam kebanyakan kasus, kedua jenis amenore ini dapat diobati secara efektif. Konsultasikan dengan dokter jika Anda melewatkan setidaknya tiga periode menstruasi berturut-turut, atau jika Anda belum pernah mengalami menstruasi dan Anda berusia 15 tahun atau lebih.

Perawatan untuk amenore bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasari. Ketidakseimbangan hormon dapat diobati dengan hormon tambahan atau sintetis, yang dapat membantu menormalkan kadar hormon.

Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan untuk membuat perubahan gaya hidup sederhana jika berat badan atau rutinitas olahraga Anda berkontribusi pada kondisi amenore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Health | Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:40 WIB

Darah Menstruasi Bau Bawang dan Tidak Sedap, Bisa Jadi Ini Tiga Sebabnya

Darah Menstruasi Bau Bawang dan Tidak Sedap, Bisa Jadi Ini Tiga Sebabnya

Health | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 19:25 WIB

Mulai Tertarik Pakai Pembalut Kain? Lebih Baik Ketahui 3 Hal Ini Dahulu

Mulai Tertarik Pakai Pembalut Kain? Lebih Baik Ketahui 3 Hal Ini Dahulu

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 06:40 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB