Jadi Primadona Ibu-ibu, Apakah Wajan Antilengket Aman untuk Kesehatan?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Senin, 12 Oktober 2020 | 20:12 WIB
Jadi Primadona Ibu-ibu, Apakah Wajan Antilengket Aman untuk Kesehatan?
Ilustrasi peralatan masak. [Shutterstock]

Suara.com - Peralatan masak antilengket menjadi dambaan orang-orang yang gemar memasak karena sangat mudah dibersihkan. Namun, para ahli menyoroti apakah alat-alat tersebut aman?

Peralatan antilengket dilapisi plastik bening yang disebut polytertrafluoroethylene (PTFE).

Para ahli setuju bahwa alat masak itu sendiri bukanlah masalah. Lapisan PTFE pun disebut tidak beracun, bahkan jika menelan serpihan kecilnya.

Namun, dilansir Live Science, mereka lebih khawatir ketika alat masak tersebut menjadi terlalu panas, contohnya wajan panci atau wajan antilengket.

"Ketika panci terlalu panas, lapisan PTFE itu mulai hancur," kata Suzanne Fenton, ahli endokrin reproduksi di Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan di Carolina Utara.

Ilustrasi Panci (Pixabay/Foto-Rabe)
Ilustrasi Panci (Pixabay/Foto-Rabe)

Saat alat masak rusak, ia mengeluarkan sejumlah gas beracun. Dalam kasus yang jarang terjadi, mengirup asap kimia ini dapat menyebabkan demam asap polimer, suatu kondisi yang ditandai dengan demam tinggi, sesak napas, dan kelemahan.

Juga, hal yang menjadi perhatian khusus adalah perfluorooctanoic (PFOA), salah satu bahan kimia yang dilepaskan saat panci memanas. Paparan jangka panjang terhadap PFOA dikaitkan dengan sejumlah kondisi, mulai dari kanker hingga penyakit tiroid, kata Fenton.

Tetapi tidak semua peneliti berpikir bahwa orang perlu khawatir dengan panci yang rusak, karena studi berfokus pada efek kesehatan produk sampingan kimia teflon, seperti PFOA.

Banyak data mengatakan racun ini berasal dari kasus paparan lingkungan, seperti air minum atau limbah pabrik, di mana tingkat paparan jauh lebih tinggi daripada dari peralatan masak antilengket.

baca juga

"Jadi secara umum, wajan antilengket tidak berbahaya," kata Kyle Steenland, seorang profesor kesehatan lingkungan di Emory University di Atlanta.

Steenland dan ilmuwan lain menyarankan untuk tidak memasak pada suhu terlalu tinggi agar reaksi kimia ini terjadi.

"Sangat penting bahwa Anda menggunakan wajan dengan api kecil hingga sedang, dan Anda tidak menggunakan peralatan yang dapat menggoresnya," tandas Fenton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mudah Agar Wajan Antilengket Awet dan Tahan Lama

Cara Mudah Agar Wajan Antilengket Awet dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 23 September 2020 | 20:10 WIB

Apa Perbedaan Antara Wajan Antilengket Yang Murah dan yang Mahal?

Apa Perbedaan Antara Wajan Antilengket Yang Murah dan yang Mahal?

Lifestyle | Rabu, 23 September 2020 | 15:34 WIB

Ingin Peralatan Masak Bebas Bau dan Noda? Coba Sabun Ini

Ingin Peralatan Masak Bebas Bau dan Noda? Coba Sabun Ini

Press Release | Senin, 16 Desember 2019 | 20:24 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×